
Afrika Selatan Gugat Israel atas Tindakan Genosida Terhadap Palestina
JawaPos.com – Sidang perdana gugatan yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina di Gaza telah berlangsung pada 11 dan 12 Januari 2024 di Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda.
Afrika Selatan menuntut Israel melanggar Pasal II Konvensi Genosida 1948, yang melarang negara-negara anggotanya melakukan tindakan genosida, termasuk Israel.
Israel membantah tuduhan tersebut dengan mengeklaim bahwa mereka hanya membela diri dari serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, dan tidak memiliki niat genosida.
Namun, di tengah perseteruan antara kedua negara tersebut, negara-negara Uni Eropa (EU) tampaknya hanya diam dan tidak memberikan dukungan atau kritik terhadap salah satu pihak.
Mengapa demikian? Apa sikap dan kepentingan negara-negara EU terkait kasus ini?
Melansir dari Euro News, menurut analis politik internasional, ada beberapa alasan mengapa negara-negara EU hanya diam atas tuntutan Afrika soal genosida yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina, antara lain:
1. EU tidak memiliki kebijakan bersama terkait konflik Israel-Palestina
EU adalah sebuah organisasi supranasional yang terdiri dari 27 negara anggota, yang masing-masing memiliki kebijakan luar negeri sendiri-sendiri.
Meskipun EU memiliki perwakilan diplomatik di Israel dan Palestina, serta menyatakan komitmennya untuk mendukung solusi dua negara, namun EU tidak memiliki kebijakan bersama yang mengikat terkait konflik Israel-Palestina.
Hal ini menyebabkan adanya perbedaan pendapat dan sikap di antara negara-negara anggota EU terhadap kasus genosida yang diajukan oleh Afrika Selatan.
2. EU memiliki hubungan ekonomi dan strategis yang penting dengan Israel
EU adalah mitra dagang terbesar Israel, dengan nilai perdagangan mencapai 36,5 miliar euro pada 2023. EU juga memiliki kerja sama dengan Israel di bidang penelitian dan inovasi, serta keamanan dan pertahanan.
Selain itu, EU menganggap Israel sebagai sekutu penting di Timur Tengah, yang dapat membantu mengatasi ancaman terorisme, radikalisme, dan proliferasi senjata nuklir di kawasan tersebut.
Oleh karena itu, EU tidak ingin merusak hubungan baik dengan Israel dengan mengkritik atau mendukung gugatan genosida yang diajukan oleh Afrika Selatan.
3. EU memiliki kekhawatiran terhadap dampak politik dan hukum dari gugatan genosida

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
