
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan KH Ahmad Fahrurrozi atau biasa sapa Gus Fahrur
JawaPos.com – Sosok pengganti KH Marzuqi Mustamar sebagai ketua PWNU Jawa Timur (Jatim) masih belum jelas. Semula PBNU menyebut akan menetapkan ketua terpilih pada hari ini. Namun, rencana tersebut ternyata ditunda.
Perkembangan terkini itu disampaikan Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi kemarin (3/1). Dia menegaskan, rapat di kantor PBNU kemarin belum memutuskan sosok ketua PWNU Jatim.
”Tidak ditentukan saat ini, masih menunggu rapat gabungan,” katanya kemarin.
Gus Fahrur (sapaan Ahmad Fahrur Rozi) membantah jika rapat kemarin disebut deadlock. Dia mengatakan, rapat berlangsung biasa-biasa saja. Semua sepakat mengambil keputusan sesuai dengan ketentuan organisasi.
Gus Fahrur menegaskan, penentuan sosok pengganti Kiai Marzuqi menunggu rapat gabungan antara pengurus syuriah dan tanfidziyah PBNU. ”Maksimal (rapat digelar, Red) dua minggu lagi,” katanya.
Sebelumnya Gus Fahrur menyampaikan bahwa keputusan soal ketua PWNU Jatim bisa diambil pada rapat Rabu (3/1) di kantor PBNU. Rapat itu akan membahas dua skema pengisian ketua PWNU Jatim. Pertama, mengangkat satu dari sembilan wakil ketua PWNU Jatim. Skema kedua adalah menugaskan petinggi PBNU untuk menjadi ketua PWNU Jatim. Ketua penugasan ini menjabat hingga pemilihan ketua PWNU Jatim lewat forum konferensi wilayah (konferwil).
Pada bagian lain, pertemuan untuk mengerucutkan nama ketua PWNU Jatim yang akan diusulkan ke PBNU batal dilakukan kemarin. Hal itu dipastikan oleh Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Ali Maschan Moesa. Namun, dia belum bisa memastikan kapan pertemuan dan pembahasan berikutnya bakal digelar.
”Ada rencana hari ini (kemarin, Red), tapi ternyata belum. Ya, kita tunggu kapan nanti ada rapat,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di kawasan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya.
Namun, Ali Maschan melihat ada beberapa opsi yang bakal diambil. Pertama, mengangkat posisi yang ada di bawah KH Marzuqi Mustamar. Kendalanya, posisi jabatan wakil ketua sekarang sudah masuk masa perpanjangan. ”Bisa saja langsung dikarteker seperti tempat lainnya di Surabaya dan Jombang. Atau bisa saja panitia konferensi langsung (dibentuk, Red). Bisa juga PBNU memiliki kebijakan lain,” paparnya.
Namun, menurut Ali Maschan, akan lebih bijak jika penetapan ketua PWNU Jatim menunggu pemilu usai. Karena itu, dia mengusulkan agar jabatan ketua PWNU Jatim dipegang Plt hingga masa pemilu rampung.
Ali Maschan menerangkan, kendati PWNU Jatim tidak memiliki ketua, bukan berarti jalannya organisasi terhalang. Sebab, pengambil keputusan tertinggi masih dipegang oleh rais syuriah. Dia memastikan bahwa jalannya organisasi masih seperti biasanya. (wan/gal/c9/oni)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
