
WARGA KEHORMATAN: KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengikuti seremoni penyematan brevet penerbang di Lanudal Juanda, Rabu (24/6). (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memberikan Pembekalan kepada Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-66. Ia menegaskan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) hal yang sangat melanggar.
Menurut Yudo, pelanggaran moral LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) situ karena tidak sesuai ideologi negara, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, Trisila TNI Angkatan Laut dan Hree Dharma Shanty. Ancamannya adalah pemecatan dari kedinasan.
Yudo mengatakan, bahwa degradasi moral secara nyata tengah terjadi di kalangan generasi muda yang sangat rentan dengan pengaruh global. Salah satunya gerakan kaum LGBT yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama dan ideologi negara.
"Hal ini merupakan ancaman moral yang belakangan harus dihadapi. Selain itu, masuknya paham radikalisme dan ekstrimisme ke kalangan masyarakat cukup mengkhawatirkan terlebih khusus di lingkungan TNI yang merupakan alat negara," tegas Yudo dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Rabu (23/6).
Lebih lanjut Yudo menjelaskan, generasi penerus TNI AL ke depan, akan dihadapkan pada tantangan dan beban tugas ya semakin berat dan kompleks. Karena itu setiap lulusan AAL harus memiliki karakter yang kuat dan kemampuan memimpin serta kompetensi sebagai tentara profesional.
Baca Juga: Ditertawakan Karena Pekik Merdeka, Mega Kini Budayakan Salam Pancasila
“Kalian 101 personel harus bersama-sama terus saling bahu membahu dan jangan hanya karena jabatan kalian saling menjatuhkan satu sama yang lain. Sulit mencapai sukses tanpa saling membantu. Kalian harus kuat dari sekarang, tantangan zaman kalian jauh lebih berat daripada jaman saya," ujar Yudo dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Rabu (23/6).
Kegiatan pembekalan dari Pemimpin TNI AL ini diikuti 101 Taruna Taruni ini dengan tema "Menyiapkan Generasi Penerus Pemimpin TNI Angkatan Laut Indonesia Emas". Harapanya tongkat estafet kepemimpinan TNI AL di masa dekade Indonesia emas 2045, memiliki keunggulan dalam pengetahuan, kapabilitas serta landasan moral yang baik dan karakter kepribadian yang kuat.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
