
Photo
JawaPos.com-Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan on the spot ke RSAB Harapan Kita. Kunjungan ini untuk mengetahui dan juga memastikan penanganan Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak.
Arzeti Bilbina, Anggota komisi IX DPR RI F-PKB, menyatakan bahwa kunjungan ke RSAB Harapan Kita sangat penting untuk mengetahui langsung pelayanan dan fasilitas kesehatan pada pasien GGAPA. Hal ini sebagai tindak lanjut dari keputusan Komisi IX untuk mendapatkan informasi secara lebih komprehensif terhadap kasus GGAPA.
"Kami tadi cross-check langsung alat-alat untuk penanganan GGAPA. Kami juga berdiskusi dengan Dirut RSAB untuk mengetahui secara rinci hal-hal apa saja yang dilakukan dalam melayani pasien GGAPA serta fasilitas kesehatan yang digunakan untuk menangani pasien. Kami ingin memastikan dan mengetahui sejauhmana kondisi pasien GGAPA di RS saat ini serta pelayanan yang dilakukan," terang Arzeti.
Kunjungan on the spot itu dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris pada Selasa (22/11). Selain anggota Komisi IX DPR RI, kunjungan kerja itu juga dihadiri oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Direktorat Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, serta direksi BPJS Kesehatan.
Dalam kesempatan yang sama, saat disinggung soal pelayanan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Arzeti menyatakan bahwa RS tersebut telah berstandar internasional dengan tenaga medis yang sangat kompeten. Menurutnya, Direktur RS ini, Dr. dr. Iwan Dakota Sp.JP(K), Mars, FACC, FESC dengan teamnya sangat profesional, humanis dan edukatif.
Ia sendiri pernah mengamati secara langsung pelayanan prima di RS ini untuk pasien- pasien BPJS. Tenaga medis memberikan pelayanan dan perlakuan yang setara antara pasien baik yang menggunakan dana pribadi maupun dengan layanan BPJS. "Tidak ada diskriminasi soal pelayanan di RS ini. Baik yang BPJS maupun non-BPJS," katanya "Kualitas RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita sudah sangat bagus. Para dokter dan tenaga medis memiliki dedikasi yang tinggi. Kemampuan mereka bertaraf internasional,’’ tambahnya.
Dia menambahkan, Dr. Bambang Widiantoro, Sp.JP, Phd dan timnya misalnya, sangat cekatan dan sangat kompeten dalam menangani pasien. Karena itu saya sangat mengapresiasi kinerja tenaga medis di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. ’’Mereka sangat berdedikasi tinggi melayani pasien," ucap dia. (*)

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
