Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Mei 2021 | 17.56 WIB

Pemudik Diperkirakan Kembali ke Kota Setelah Pelarangan Mudik Selesai

Kendaraan melintas di jalur tol Cipali pada hari kedua larangan mudik Lebaran 2021 di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (7/5/2021). Sejak diberlakukannya larangan mudik Lebaran, jalur tol Cipali terpantau sepi.  Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Kendaraan melintas di jalur tol Cipali pada hari kedua larangan mudik Lebaran 2021 di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (7/5/2021). Sejak diberlakukannya larangan mudik Lebaran, jalur tol Cipali terpantau sepi.  Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Para pemudik tampaknya belum semua melakukan perjalanan balik. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan, masyarakat cenderung akan melakukan perjalanan jauh setelah pemberlakuan kebijakan pelarangan mudik Lebaran berakhir.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, hal itu terlihat dari pergerakan orang yang kembali ke Jabodetabek hingga saat ini masih belum signifikan. Baik di Pelabuhan Bakauheni, ataupun di Balonggandu, Karawang.

Bahkan, menurutnya secara kuantitatif pergerakan orang pada hari terakhir libur lebaran ini masih di bawah 60 persen. Sehingga, pihaknya akan tetap melakukan pengetatan pengawasan arus perjalanan setelah periode libur Lebaran.

Baca Juga: Pemudik Diimbau Sudah Tes Antigen Sebelum ke Pelabuhan

"Mengingat masa peniadaan mudik berakhir di esok hari, dan lusa tidak adalagi peniadaan mudik. Kita harus tetap melakukan pengetatan," ujarnya dalam keterangannya, Senin (17/5).

Ia juga telah menugaskan Dirjen Perhubungan Darat untuk melakukan koordinasi dengan Kakorlantas Polri terkait segala hal kebijakan yang akan diambil. “Karena masih masyarakat yang di luar daerah," imbuhnya.

Selanjutnya, Budi kembali mengingatkan agar masyarakat yang akan menuju kota tujuannya, baik dari Sumatera atau Jawa agar masing-masing untuk memeriksakan diri antigen di kota asal keberangkatan.

"Kalau di Bakauheni kita menghindari penumpukan. Sedangkan di kota-kota Jawa tentunya kita tidak ingin membuat penumpukan terjadi di tempat yang akan dilakukan uji random oleh Dirjen Perhubungan Darat dan Satgas Covid-19. Sehingga ini nanti akan menjadi model di mana saudara-saudara kita akan melakukan perjalanan," pungkasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore