
Wamenag Zaenut Tauhid. (Dokumentasi BPKH)
JawaPos.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan saat ini gairah umat beragama untuk belajar agama meningkat. Dia mengingatkan dalam belajar agama, umat sebaiknya tidak sebatas ngaji atau belajar lewat internet atau sosial media (sosmed).
Zainut mengatakan, belajar agama melalui internet atau media sosial memiliki sejumlah kelemahan. Diantaranya adalah sulit untuk memastikan kesesuaian metode pembelajaran, sanad keilmuan, dan kapasitas pengajar agamanya. ’’Pendidikan model pesantren dapat menjadi jawaban atas meningkatnya semangat masyarakat untuk belajar agama saat ini,’’ katanya Minggu (2/5).
Politisi PPP itu menjelaskan, dengan belajar agama kepada pengajar yang memiliki kapasitas dan sanad keilmuan yang jelas, mencegah terjadinya pembelajaran agama yang keliru. Menurut Zainut, pembelajaran agama yang keliru terbukti berpengaruh pada munculnya eksklusivisme beragama dan intoleransi. Kondisi ini berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat. Serta dapat mengancam kesatuan bangsa dan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.
Pesan tersebut juga dia sampaikan dalam sambutan wisuda SMP dan SMA Pesantren Modern Internasional Dea Malela di Sumbawa pada Sabtu (1/5) kemarin. Sebagai institusi pendidikan warisan para ulama, Zainut mengatakan pesantren terbukti telah berhasil melahirkan banyak individu unggul di berbagai bidang.
Baca juga: Dari Ngaji on the Bus sampai Agrowisata Buah

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
