
Menparekraf Sandiaga Uno berjalan kaki bersama stafnya dari Kantornya menuju Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (4/1/20). Walaupun jarak kantor kurang lebih 2 KM Sandiaga memilih berjalan kaki sambil berolahraga dibanding
JawaPos.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tengah melakukan kolaborasi pentahelix dengan berbagai pihak guna pulihkan pariwisata nasional. Upaya pemulihan itu dilakukan dengan memperkuat visi Indonesia sebagai destinasi wisata berkualitas yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kebudayaan.
Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat mengisi webinar interaktif mengenai kebangkitan industri pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi Covid-19 yang digelar Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia, 17 April 2021 lalu.
Sandiaga dalam paparannya menegaskan bahwa Kemenparekraf menerapkan kebijakan dengan tiga fokus utama, yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Sementara, tiga komponen yang sedang gencar dilaksanakan oleh Kemenparekraf adalah desa wisata, vaksinasi, dan Travel Corridor Arrangement.
"Kemenparekraf telah berkolaborasi dengan beberapa komunitas dan universitas untuk melakukan program pendampingan di desa wisata," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Rabu (21/4).
“Selain program vaksinasi yang sedang ditekan untuk semua kalangan, termasuk lansia, pada 17 April 2021 ini vaksin di sektor ekonomi kreatif juga telah dimulai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan, upaya travel corridor arrangement sedang berlangsung di tiga wilayah, yaitu Batam dan Bintan untuk Singapura. Lalu Bali untuk Tiongkok, Korea Selatan, Dubai, Qatar, India, dan Belanda.
Di tingkat anggaran, Sandiaga menyebut bahwa Kemenparekraf telah melaksanakan relokasi untuk perlindungan sosial di sektor pariwisata. Perlindungan tersebut diberikan dalam bentuk bantuan tunai dan dana hibah kepada pihak-pihak yang terdampak, mulai dari UMKM, tour guide, hingga homestay.
"Anggaran di pos promosi mancanegara, misalnya, dialokasikan untuk program padat karya yang berpotensi membuka lapangan pekerjaan di Indonesia," terangnya.
Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga menekankan beberapa narasi yang perlu dipegang teguh untuk dapat membantu pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. "Pertama, hope and optimism. Kedua, mindset ‘help is on the way’ yang harus ditanamkan, yaitu dengan cara mendukung vaksin, mendorong protokol kesehatan, dan meningkatkan tracing dan testing. Ketiga, menyadari dan memanfaatkan peluang yang besar dari destinasi-destinasi di Indonesia dari digitalisasi dan adaptasi teknologi," ujar Sandiaga.
Pada akhirnya, menurut Sandiaga, masyarakat harus bersikap tegas dan lugas bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan bagian dari solusi mengatasi pandemi.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
