
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan pada konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Kamis (18/12/2025).(Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah pusat siap mengucurkan anggaran penanganan bencana di Sumatera. Ia menegaskan, tidak ada kendala dari sisi pendanaan selama kebutuhan di lapangan diajukan secara cepat dan jelas oleh pihak terkait.
Purbaya menyebut, pemerintah pada dasarnya sudah memahami kondisi dan dampak bencana yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera. Mulai dari jumlah korban hingga kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.
“Kan informasinya sudah tahu semua kan, daerah ini mati sekian, ini sekian, ini sekian, kalau banyak sekian perlu apa, perlu apa, perlu apa,” kata Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumar (2/1).
Ia menegaskan, peran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam kondisi bencana adalah memastikan ketersediaan anggaran. Kemenkeu, kata dia, tinggal menunggu pengajuan kebutuhan dari lembaga penanganan bencana di lapangan.
Itu sebabnya, bendahara negara ini menyampaikan sempat menyampaikan imbauan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera mengajukan dana ke Kemenkeu.
“Kita hanya mendengarkan saja dan memastikan uangnya siap. Dan saya hanya menghimbau sedikit ke BNPB dan pihak-pihak yang menangani bencana. Kalau perlu dana cepat-cepat ajukan, kami dananya sudah siap. Itu saja,” tegasnya.
Purbaya mengingatkan, penanganan bencana tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut keselamatan dan kehidupan masyarakat terdampak. Menurutnya, pemerintah tidak bisa menunggu terlalu lama untuk mengambil tindakan.
“Karena kan masyarakat yang terkena dampak bencana itu, kita bisa nunggu terlalu lama. Kalau perlu alat ya beli alat, kalau perlu jembatan beli jembatan, kalau perlu rumah hunian tetap atau hunian sementara, dibangun cepat-cepat,” tukasnya.
Sebelumnya, Purbaya memastikan bahwa masih ada dana siap pakai sebesar Rp 1,51 triliun untuk penanggulangan bencana Sumatera. Ia menjamin, uang tersebut akan segera cair dengan cepat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Sekarang masih ada sisa dana siap pakai Rp1,51 triliun. Jadi kalau hari ini atau besok BNPB mengejar proses administrasinya, besok bisa cair. Uangnya ada, tinggal dipercepat,” kata Menkeu dalam Rapat Koordinasi dengan Satuan Tugas Pemulihan Bencana yang dipantau secara daring, Selasa (30/12).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa sebelumnya BNPB telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,4 triliun pada 18 Desember, termasuk Rp650 miliar untuk penanganan bencana di Sumatera.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
