JawaPos.com - TNI atau Tentara Nasional Indonesia belakangan lagi jadi omongan. Hal ini menyusul rencana revisi Undang-undang TNI yang kontroversial, terkesan dipaksakan untuk mengakomodir kepentingan tertentu.
Ditambah lagi, DPR RI selaku wakil rakyat yang seharusnya menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat, menggelar rapat Panja revisi UU TNI secara tertutup dan rahasia. Rapat tersebut digelar di Hotel Fairmont Jakarta yang kemudian viral karena digeruduk aktivis dan kelompok masyarakat sipil.
Revisi UU TNI dapat penolakan karena berpotensi mengembalikan Dwifungsi TNI. Mengingat dalam petikan revisi UU TNI yang beredar, dengan revisi ini, TNI boleh menduduki jabatan sipil di pemerintahan.
Menyusul kontroversi UU TNI yang hendak direvisi, di media sosial (medsos) viral geredar rekaman video kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan arogansi aparat diduga kuat sebagai TNI, menganiaya tukang parkir.
Mengutip akun X @neVerAl0nely, tempat kejadian penganiyaan diduga oknum TNI itu disebut berada Jl. Gegerkalong Hilir no 75a, sukarasa, sukasari, Gegerkalong, Bandung, Jawa Barat.
Kronologinya, tukang parkir yang parahnya merupakan penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara itu hendak mengarahkan mobil yg akan keluar dari sebuah toko. Kemudian, mobil yg di kendarai seorang pria di duga anggota TNI karena berpakaian TNI, celana loreng hijau dan kaos dalam hijau TNI, melaju agak kencang dan rem mendadak.
Padahal, disebut ada jeda waktu yang agak lama dari si bapak parkir masuk ke jalan untuk mengarahkan parkir mobil yang akan keluar dari parkiran.
"Pria diduga anggota TNI tersebut langsung keluar dari Mobil dan membentak serta mendorong tukang parkir disabilitas," lanjut kronologi tersebut.
Di karenakan tukang parkir merupakan tuna rungu dan tuna wicara, tukang parkir tersebut memberikan isyarat memohon dan meminta maaf. Bamun pria yang berpakain TNI itu malah mendorong kepala si tukang parkir lagi.
Sampai datang seorang pemuda yang memakai topi putih untuk melerai namun pria berpakaian TNI tersebut masih terus berteriak dan membentak si tukang parkir. Lalu pria berpakaian TNI ini melihat mobilnya dan berbalik lagi ke tukang parkir sabil berkata "SEPION MOBIKU ITU MAHAL B4N9SAAT".
Setelah kejadian tersebut si tukang parkir disabilitas tersebut menangis. Meskipun ada indikasi si tukang parkir yang salah, netizen menilai rasanya tidak sepantasnya memarahi atau bertindak arogan apalagi terhadap orang yg berkebutuhan husus, karna apapun masalahnya masih bisa dibicarakan dengan baik tanpa bertindak kekerasan.
Hingga berita ini dibuat, video yang kemudian viral tersebut telah ditonton ribuan kali. Netizen juga banyak yang mengunggah ulang atau melakukan repost video tersebut.