
Ilustrasi dua perempuan sedang menangis. (Freepik)
JawaPos.com – Orang yang sering menangis mungkin disebut 'si cengeng' atau 'si lemah' yang tidak tahu bagaimana menenangkan diri. Meskipun menangis sering dianggap sebagai tanda kelemahan, nyatanya tidak demikian.
Faktanya, orang yang sering menangis mungkin sebenarnya lebih siap secara emosional daripada mereka yang tidak. Seperti dikutip pada Times of India, berikut adalah lima sifat tersembunyi yang dimiliki orang sering jika sering menangis.
Menangis adalah cara yang bagus untuk menghilangkan stres. Stres bisa saja terjadi akibat sampingan dari jadwal yang padat dan target yang tak ada habisnya.
Bila Anda tidak memberi diri Anda ruang untuk menangis, Anda akan terkungkung dalam kelelahan dan kenegatifan. Hal ini sering kali mengakibatkan masalah seumur hidup seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, dan sebagainya.
Sungguh suatu prestasi, untuk tidak peduli terlihat rentan. Kita semua takut dinilai lemah atau membiarkan diri kita mengekspresikan diri dengan bebas, tetapi mereka yang bisa menangis di depan orang lain tidak terlalu takut. Menjadi terlalu rentan mungkin buruk, tetapi tidak mempermasalahkan menjadi rentan sampai batas tertentu.
Kecerdasan emosional merupakan parameter perbandingan yang penting saat ini. Jika Anda membiarkan diri Anda menangis, kemungkinan besar Anda memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik daripada mereka yang tidak menangis. Ini berarti Anda berhubungan dengan perasaan Anda dan Anda menilai serta menanggapinya. Ini tidak memberi ruang bagi emosi yang terpendam.
Persahabatan adalah hubungan emosional yang perlu terbuka terhadap ekspresi emosional. Karena mereka yang sering menangis memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik, mereka mendorong orang lain untuk tetap berhubungan dengan diri emosional mereka. Mereka mampu memahami emosi orang lain dengan lebih mudah.
Menangis di depan umum merupakan hal yang tabu, terutama bagi kaum pria. Kita masih berjuang untuk kesetaraan gender dan menangis belum dianggap sebagai hal yang hanya dilakukan oleh kaum wanita. Jadi, jika yang menangis adalah seorang pria, tentu saja ia lebih baik daripada peran gender yang dipaksakan oleh masyarakat kepadanya.
***

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
