
Kopasgat.(Egar for Jawa Pos, Korps Marinir, dan Kopassus)
JawaPos.com - Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) baru saja mengenalkan Loreng RIMBA, seragam tempur untuk pasukan khusus TNI AU. Tidak hanya Kopasgat, seragam tempur dengan loreng khas juga dimiliki oleh Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai pasukan khusus TNI AD dan Korps Marinir sebagai pasukan khusus TNI AL.
Loreng RIMBA diperkenalkan oleh Kopasgat bersama Camvault, perusahaan rintisan yang digawangi oleh anak-anak muda Indonesia. Seragam tempur itu mencakup empat warna alam yang merepresentasikan vegetasi tropis Indonesia. ”Loreng RIMBA mampu menyesuaikan diri dengan latar alam, tak terlihat dari jarak dekat atau pun jauh,” kata Yoga, founder Camovault.
Selintas, Loreng RIMBA tampak serupa dengan loreng lain yang biasa digunakan oleh prajurit TNI. Namun, bila ditelisik lebih jauh, seragam tempur Kopasgat itu punya corak khas. Warnanya lebih rapat dan pekat. Bila dipakai dalam operasi hutan, Loreng RIMBA benar-benar tampak menyatu. Sehingga menguntungkan bagi prajurit yang mengenakan loreng tersebut.
Loreng Kopasssus. (Egar for Jawa Pos, Korps Marinir, dan Kopassus)
Lain dengan Loreng RIMBA yang diperkenalkan oleh Kopasgat, Kopassus juga punya loreng khas. Seragam tempur itu biasa digunakan oleh para prajurit Kopassus dalam berbagai tugas. Termasuk ketika mereka ikut dalam upacara. Prajurit Baret Merah biasa mengenakan pakaian dinas lapangan loreng khas dengan corak darah mengalir atau seringkali disebut loreng darah mengalir.
Sebagai pasukan khusus di Angkatan Darat, Kopassus punya semboyan yang menggambarkan mentalitas para prajuritnya. Lebih Baik Pulang Nama Daripada Gagal di Medan Laga dan Berani Benar Berhasil. Semboyan itu juga tergambar pada loreng darah mengalir yang kerap mereka kenakan. Menegaskan bahwa Kopassus siap berkorban nyawa untuk bangsa dan negara.
Baca Juga: KPK Akui Buka Penyidikan Baru Kasus Dugaan Korupsi di BJB, Telah Jerat 5 Tersangka
Tidak hanya Kopasgat dan Kopassus, Korps Marinir juga punya loreng khas. Corak dan warnanya berbeda dengan Loreng RIMBA maupun loreng darah mengalir. Tidak seperti Loreng RIMBA, loreng khas milik para prajurit petarung tampak lebih renggang. Hampir mirip dengan loreng darah mengalir. Namun warnanya identik dengan Korps Marinir dan Angkatan Laut.
Loreng Korps Marinir. (Egar for Jawa Pos, Korps Marinir, dan Kopassus)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
