Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 September 2024 | 18.05 WIB

Jawa Timur Miliki Desa Mandiri Tertinggi Se-Indonesia, Ada 4.019 Desa pada 2024

Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. (Istimewa) - Image

Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mencatatkan prestasi terkait program Desa Mandiri. Berdasarkan Keputusan Menteri Desa PDTT No. 400 Tahun 2024, jumlah Desa Mandiri di Jawa Timur melesat menjadi 4.019 desa dan merupakan yang tertinggi di Indonesia. Capaian itu merupakan hasil dari keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendorong kemajuan desa.

‘’Alhamdulillah, Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan desa mandiri tertinggi se-Indonesia. Jumlah desa mandiri di provinsi Jatim di tahun 2023 ada sebanyak 2.800. Jumlah itu meningkat 43,54% atau naik sebanyak 1.219 desa di tahun 2024 menjadi 4.019 desa,” kata Pj. Gubernur Adhy Karyono di Surabaya, Sabtu (31/8).

Peningkatan Desa Mandiri yang signifikan berkontribusi positif pada penurunan kemiskinan di Jatim hingga tembus satu digit yaitu 9,79% per Maret 2024. ‘’Dan ini berkat efektifnya berbagai program 5 tahun ke belakang, dibawah kepemimpinan Ibu Khofifah Indar Parawansa dan Pak Emil Dardak," imbuh Adhy.

Setelah Jatim, peringkat kedua diduduki Provinsi Jawa Barat sebanyak 2.448 desa mandiri, disusul Jawa Tengah 1.528 desa mandiri, Kalimantan Barat dengan 1.079 desa mandiri dan Riau di urutan keempat dengan 853 desa mandiri.

"Dengan demikian, Jatim menjadi penyumbang desa mandiri terbanyak dibandingkan provinsi lainnya. Dan alhamdulillah selalu konsisten menjadi yang tertinggi desa mandirinya," tegas Adhy.

Photo

Disamping itu, Kabupaten Malang dan Kabupaten Mojokerto sukses meraih Penghargaan Percepatan Pembangunan Desa Tahun 2024 Tingkat Utama. Penghargaan itu disampaikan oleh Menteri Desa PDTT karena 378 Desa di Kabupaten malang seluruhnya merupakan desa Mandiri. Begitu pula 299 Desa di Kabupaten Mojokerto yang seluruhnya masuk dalam kategori mandiri. Sebelumnya di Kota Batu, 19 desa seluruhnya telah mandiri pada 2021.

Lebih lanjut Adhy menyampaikan, untuk mendukung desa mandiri, penyaluran dana desa di Jawa Timur terus ditingkatkan. Total dana desa yang digelontorkan pada 2024 mencapai Rp 8,052 triliun untuk 7.721 desa. Per 29 Agustus 2024 pukul 08.00 WIB, dana desa yang telah disalurkan di Jawa Timur adalah sebesar 89,48% atau senilai Rp 7,206 Triliun.

‘’Dana itu disalurkan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat desa. Yang diwujudkan melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat melalui optimalisasi peran Bumdesa, serta perbaikan infrastruktur penunjang sosial ekonomi desa berjalan dengan baik," jelas Adhy.

Photo

Sementara untuk penyaluran Pagu Earmark Dana Desa untuk BLT adalah sebesar Rp 924,4 Milyar (11,48% dari pagu) pada 256.781 KPM, Ketahanan Pangan Rp 1,904 Triliun (23,65% dari pagu) serta Penanganan Stunting Rp 717,4 Milyar (8,91% dari pagu).

Adhy berharap seluruh pihak dapat bersinergi untuk mempertahankan dan mengembangkan desa mandiri di Jatim. Sehingga mampu menumbuhkan roda ekonomi serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). ‘’Pergerakan ekonomi dan partisipasi masyarakatnya dalam membangun desanya makin kuat serta mengurangi kesenjangan ekonomi,” tutupnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore