Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Juni 2025 | 22.16 WIB

Hari Anti Narkoba Internasional 2025, Bunda Iffet "Slank" Dianugerahi Penghargaan Lifetime Achievement dari BNN

Bimbim Slank mewakili menerima penghargaan Lifetime Achievement yang diberikan BNN kepada Bunda Iffet di Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2025. (BNN/ANTARA) - Image

Bimbim Slank mewakili menerima penghargaan Lifetime Achievement yang diberikan BNN kepada Bunda Iffet di Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2025. (BNN/ANTARA)

JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement kepada mendiang Bunda Iffet yang dikenal sebagai manajer band Slank, karena berjasa dalam menjaga anak bangsa dari bahaya narkoba. Penghargaan itu diberikan dalam acara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2025 yang diselenggarakan BNN di Jakarta, Kamis malam. Adapun personel Slank Bimo Setiawan alias Bimbim, mewakili almarhumah untuk menerima penghargaan itu.

"Bunda pasti happy malam ini di alam sebelah dapat Lifetime Achievement Award ya, atas perjuangan Bunda dalam merawat anak-anaknya," kata Bimbim seusai mewakili menerima penghargaan tersebut.

Almarhumah ibu dari Bimbim Slank itu diberikan penghargaan atas dedikasi dan perjuangannya yang luar biasa dalam memerangi narkoba. Bimbim mengatakan bahwa ibunya tersebut perlu menjadi inspirasi bagi para orang tua untuk tidak perlu malu dan takut jika anggota keluarganya terpapar narkoba.

Menurut dia, Bunda Iffet selalu semangat dalam merehabilitasi penyalahguna narkoba. Saat ini, kata dia, walaupun Bunda Iffet sudah tidak ada, tetapi spiritnya masih tetap ada bagi para personel Slank.

Dia pun berkomitmen untuk tetap bersemangat menjaga generasi selanjutnya agar tidak terjerumus barang terlarang tersebut. "Narkoba udah kayak lingkaran setan ya, bahwa banyak bandar yang pemakai juga, akhirnya mereka gak bisa berhenti," kata dia, dikutip dari Antara, Jumat (27/6).

Sementara itu, Kepala BNN Martinus Hukom mengatakan bahwa momentum HANI harus menjadi pengingat untuk berempati terhadap keluarga-keluarga di Indonesia yang mengalami kasus narkoba. "Para keluarga tersebut bisa jadi bagian dari keluarga besar kita, tetangga kita, sahabat-sahabat kita, ataupun orang-orang yang kita cintai," kata Martinus.

Untuk itu, dia mengajak seluruh pihak untuk bahu-membahu memerangi bahaya narkoba. Pasalnya hal itu pun sudah menjadi perhatian dari Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam Astacita.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore