Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 03.32 WIB

Menggugah Nasionalisme Melalui Pertunjukan Musikal Tunggulah Aku di Gunung Parang

Untuk pertama kalinya, musikal Tunggulah Aku di Gunung Parang (TADGP) karya Den Aslam, dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya. (Istimewa) - Image

Untuk pertama kalinya, musikal Tunggulah Aku di Gunung Parang (TADGP) karya Den Aslam, dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya. (Istimewa)

JawaPos.com - Untuk pertama kalinya, musikal Tunggulah Aku di Gunung Parang (TADGP) karya Den Aslam, dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya. Menggagas legenda Gunung Parang Sukabumi, karya ini menggugah semangat nasionalisme melalui cerita masa lalu.

Diproduksi oleh Ngajagi Kreasi Nusantara, pertunjukan ini mengangkat legenda Gunung Parang dari Sukabumi—kisah tragis cinta Nyi Pudak Arum dan Wangsa Suta pasca runtuhnya Kerajaan Pajajaran abad ke-16.

TADGP menggabungkan seni musik, tari, dan teater dalam balutan cerita rakyat yang dikemas secara modern dan puitis. Diperankan oleh para aktor muda berbakat, musik digarap oleh Jamil Hasyani dan koreografi oleh Gaya Gita Studio.

Menurut Den Aslam, TADGP adalah bagian dari upaya menghidupkan kembali warisan budaya lewat medium pertunjukan musikal agar lebih dekat dengan generasi muda.

“Kisah-kisah lokal bisa menjadi sumber nilai dan identitas bangsa,” ujar Den kepada wartawan, Rabu (21/5).

Dalam pementasan ini, ada sosok Nyai Kartini dan anaknya Arum dari abad ke-19 sebagai penghubung naratif antara masa lalu dan masa kolonial. Dua pemeran ini fokus menjadi pengingat nasionalisme yang perlu dibangkitkan kembali.

“Arum adalah simbol perlawanan nilai-nilai lokal terhadap dominasi Eropa saat itu,” jelas Den.

Pementasan ini mendapat sambutan meriah dari berbagai kalangan, mulai dari seniman, budayawan, hingga politisi. Penonton disuguhi lagu-lagu yang menggabungkan nuansa tradisional dan kontemporer, serta kostum yang etnik-modern.

Disokong oleh Kemenpora RI dan berkolaborasi dengan Teaterindo serta Arsikarta Foundation, Rio Kamase selaku Produser berharap TADGP menjadi langkah awal berkembangnya industri seni pertunjukan di Sukabumi.

“Kami siap membawa TADGP ke kota-kota lain,” pungkas Rio.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore