Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Januari 2025 | 20.08 WIB

Icha Yang, Kisah Sukses Biduanita Mandarin Meniti Karier, Icha Yang Alih Genre dari Pop-Dangdut dengan Belajar Otodidak

ICHA YANG. (DOKUMENTASI ICHA YANG)

Momen Tahun Baru Imlek, menjelang maupun saat hari H, merupakan salah satu momen saat lagu-lagu Mandarin kerap terdengar. Entah di pusat perbelanjaan atau acara-acara perayaan. Sejumlah penyanyi Mandarin pun kerap menerima job manggung lantaran kepiawaian mereka membawakan lagu-lagu Negeri Tirai Bambu itu. Di edisi kali ini, Jawa Pos menampilkan tiga biduanita Mandarin Indonesia. Meski cukup menantang dari segi teknik dan bahasa, mereka menemukan passion dan menerima sambutan hangat dari menyanyikan lagu Mandarin.
----

Icha Yang Alih Genre Pop-Dangdut ke Mandarin


Nama Icha Yang semakin bersinar sebagai salah satu penyanyi Mandarin profesional di Indonesia. Meski baru satu tahun mendalami lagu-lagu Mandarin, suaranya berhasil mencuri perhatian. Terutama di kalangan Tionghoa.

Icha mengawali kariernya di industri musik sebagai penyanyi pop. Namanya semakin dikenal ketika membawakan lagu-lagu dangdut. Dia mulai wara-wiri di stasiun televisi sebagai penyanyi dangdut dengan nama panggung Icha Christy. ’’Tahun kedua di Jakarta, aku merasa karierku stagnan. Banyak orang yang bisa nyanyi pop atau dangdut bahkan lebih bagus dariku,’’ tutur penyanyi asal Jember, Jawa Timur, itu saat diwawancara Jawa Pos pekan lalu.

Hal itu mendorong Icha untuk mencari jalan lain. Tinggal di lingkungan komunitas Tionghoa di Jakarta Utara, Icha mencoba peruntungannya di musik Mandarin. Dia mulai belajar lagu-lagu Mandarin secara otodidak melalui saluran TV Tiongkok hingga video di YouTube.

Meski bukan keturunan Tionghoa dan tidak bisa berbahasa Mandarin, Icha sama sekali tidak kesulitan dalam menghafal lagu Mandarin. ’’Sulitnya itu di pengucapannya. Bahasa Mandarin itu tulisan sama cara bacanya kan beda,’’ ungkap penyanyi yang lantas memilih nama Mandarin Yang Yi Na tersebut.

Dengan latihan intens dan perbaikan, Icha semakin fasih. Respons baik yang dia terima dari kalangan Tionghoa membuatnya makin percaya diri.

Di perayaan Tahun Baru Imlek, jadwal Icha semakin padat. Tawaran manggung berdatangan dari berbagai acara perayaan. Biasanya dia membawakan lagu Cinta karena Cinta milik Judika yang merupakan adaptasi dari lagu Mandarin Yin Wei Ai Suo Yi Ai.

Dalam satu kali penampilan, dia biasanya membawakan 10 lagu dengan berbagai macam genre. Dalam waktu dekat, Icha siap merilis lagu Mandarin-nya sendiri. Yakni, recycle lagu milik penyanyi Tiongkok G.E.M. (lai/c7/len)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore