
Rizky Billar dan Adul beradu peran di film Amin tanpa Iman. (Tobali Film)
JawaPos.com – Rumah produksi Tobali Film resmi memulai proses syuting film terbarunya yang berjudul Amin Tanpa Iman. Mengambil lokasi di area Jabodetabek, film ini dijadwalkan tayang pada pertengahan tahun 2025 dan siap memberikan warna baru di industri perfilman Indonesia.
Sabtu (14/12), kru produksi bekerja keras menyempurnakan adegan menantang yang melibatkan Rizky Billar dan Adul Gumilang sebagai kembar siam. Rizky harus menggendong Adul dalam adegan yang secara teknis rumit karena ‘menempel’ pada tubuhnya.
“Meski awalnya kesulitan, kekompakan mereka membuahkan hasil. Semua ini berkat arahan dari sutradara Ismail Basbeth dan dukungan kru produksi,” kata tim produksi.
Film ini diperkuat oleh aktor dan aktris ternama seperti Susan Sameh, Marthino Lio, TJ Ruth, Lolox, Rahmet Ababil, Chika Waode, Ijal Papua, Roy Marten, Dewi Irawan, dan Roweina Umboh. Kehadiran mereka diyakini menambah kedalaman cerita dan kualitas akting.
Film Amin Tanpa Iman mengusung konsep drama-komedi dengan sentuhan lika-liku kehidupan. Cerita berfokus pada Amin dan Iman, dua bersaudara kembar siam yang hidup ‘menempel’ selama 30 tahun. Kehidupan mereka berubah saat cinta datang dan memaksa mereka memilih antara menjalani operasi pemisahan yang penuh risiko atau tetap bersama.
“Ini adalah cerita tentang keberanian, cinta, dan pilihan hidup yang sulit,” ungkap Ismail Basbeth.
Menurut produser Sahli Himawan, salah satu tantangan besar film ini adalah menciptakan ilusi kembar siam yang realistis. “Proses penggabungan tubuh Rizky dan Adul memerlukan ketelitian efek visual serta tata rias. Hasilnya akan membuat penonton terkesima,” ujarnya.
Film ini tidak hanya sekadar hiburan. Dengan akting komedi dari Lolox, Rahmet Ababil, dan Chika Waode, film ini juga menyampaikan nilai-nilai kehidupan yang sering terlupakan di era digital. Salah satunya adalah toleransi, kesetaraan, dan bagaimana bercanda tanpa menyakiti.
“Melalui cerita ini, kami ingin mengingatkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menggapai impian,” tegas Sahli.
Pesan Moral: Lawan Bullying dan Hargai Perbedaan
Film ini juga menyinggung isu bullying yang marak terjadi saat ini. Pesan kuat tentang menghargai perbedaan diharapkan dapat menyentuh hati penonton.
“Ini bukan sekadar film komedi, tapi pengingat bahwa harapan dan cinta bisa menjadi fondasi penting dalam hidup,” tutup Sahli Himawan.
Dengan konsep unik, akting solid, dan pesan moral yang mendalam, Amin Tanpa Iman siap tayang di bioskop pada pertengahan tahun 2025. Saksikan perjalanan emosional dan pilihan hidup tak mudah dari dua kembar siam ini!
