Veda Ega Pratama bersiap menjalani balapan Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello setelah mengamankan posisi start ke-13 dan menargetkan hasil positif. (Honda Team Asia)
JawaPos.com - Tujuh seri pertama Moto3 2026 menghadirkan gambaran yang cukup jelas tentang sosok Veda Ega Pratama. Pembalap 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu menunjukkan bakat besar yang membuatnya layak berada di Kejuaraan Dunia. Namun di saat yang sama, musim debutnya juga mengungkap sejumlah area yang masih perlu diasah.
Satu hal yang paling menonjol adalah kemampuan Veda saat bertarung di tengah rombongan. Berkali-kali ia membuktikan mampu melesat dari posisi belakang dan menembus kelompok depan.
Di Jerez, Veda memulai balapan dari posisi ke-17 dan berhasil finis keenam. Di Catalunya, ia start dari posisi ke-20 sebelum mengakhiri balapan di urutan kedelapan. Dalam tiga seri terakhir, dua kali ia mampu menembus 10 besar meski memulai lomba dari barisan belakang.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa kecepatan balapan dan kemampuan menyalip Veda berada di atas rata-rata pembalap debutan. Ketika ritmenya sudah terbentuk, ia mampu mengejar dan melewati banyak rival dalam waktu singkat.
Namun ada sisi lain yang juga terus muncul sepanjang tujuh seri pertama.
Veda kerap mengalami kesulitan mempertahankan posisi ketika sudah berada di kelompok depan. Di Mugello misalnya, ia sempat melesat ke posisi keenam pada lap pertama. Tetapi hanya satu lap kemudian turun ke posisi sepuluh, lalu merosot ke urutan ke-16 pada lap keempat.
Pola serupa terlihat di Catalunya. Setelah melakukan banyak manuver dan naik posisi dengan cepat, ia kembali kehilangan beberapa tempat sebelum akhirnya mampu bangkit menjelang finis. Di GP Amerika, Veda bahkan memulai balapan dari posisi keempat, tetapi tercecer ke posisi kedelapan pada lap pertama sebelum akhirnya gagal menyelesaikan lomba.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
