
Ilustrasi
JawaPos.com - Polres Jakarta Utara (Jakut) memusnahkan sedikitnya 16.241 botol miras berbagai merek yang berhasil disita dari beberapa lokasi di Jakut. Puluhan ribu botol miras tersebut kemudian dimusnahkan, dengan cara digilas dengan truk di halaman Mapolres Jakut, kemarin (16/5).
"Kalau tidak diantisipasi, tingkat kriminalitas tinggi. Pelaku berani melakukan pelanggaran hukum, salah satunya karena pengaruh miras," ujar Kapolres Jakut Kombes Pol Dwiyono.
Menurutnya, kegiatan tersebut baru permulaan. ”Kita akan perangi salah satu penyakit masyarakat ini. Juga sebagai awal agar ke depan situasi kamtibmas bisa kondusif. Jangan sampai generasi muda kita jadi korban karena miras," imbuhnya.
Dia menilai, razia miras bisa menekan angka tawuran antara warga. Pasalnya, dari beberapa kasus yang ditangani kepolisian Jakut, tawuran terjadi tidak jarang disebabkan adanya sekelompok orang yang mabuk akibat miras.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bisa bersinergi memberantas pekat ini. Silakan diinformasikan penjual miras di bulan Ramadan ini, akan kami tindak tegas. Termasuk narkoba juga," ujar perwira dengan tiga melati di pundaknya itu.
Dia juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan sweeping. "Sweeping itu kontraproduktif. Serta menimbulkan situasi kamtibmas yang tidak baik. Namun kalau diinfokan, kami juga akan langsung menindaklanjuti dengan cepat," janjinya.
Sementara itu, selain operasi miras, pihaknya juga menggelar operasi premanisme. Sebanyak 454 orang berhasil diamankan.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 orang diproses secara hukum. Sebab memenuhi unsur pidana. Seperti melakukan pemalakan, membawa senjata tajam dan berjudi," ujar Dwiyono.
Sedangkan 394 orang tidak ditahan, karena tidak terlibat tindak pidana. ”Mereka akan dibina," pungkasnya. (dai/yuz/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
