
Ketiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur saat debat.
JawaPos.com - Sentimen pribadi masih kental dalam debat final Pilkada DKI Jakarta. Khususnya ditujukan kepada petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Kata Pengamat Politik dari Universitas Mercu Buana Maksimus Ramses Lalongkoe, contoh sentimen pribadi itu yakni ditunjukkan pasangan calon nomor urut 1, Agus Harimurti-Sylviana Murni. Pasangan itu menegaskan Ahok telah melakukan kekerasan verbal dan menilai kalau sudah karakter, tidak bisa diubah.
"Nah ini kan menyerang personal orang, apa pentingnya membangun opini begitu terkait persoalan Jakarta. Tentu tidak relevan sama sekali dari subtansi persoalan Jakarta," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (11/2).
Lebih banyak membangun sentimen pribadi terhadap Ahok ketimbangkan memparkan solusi yang tepat terhadap persoalan Jakarta sesuai tema yang diangkat, menurutnya justru merugikan bagi pasangan calon tersebut. Pasalnya, itu panggung debat terakhir bagi mereka sebelum Pilkada DKI digelar pekan depan.
"Harusnya kerahkan seluruh kemampuan memaparkan solusi yang tepat, yang rasional terkait masalah di Jakarta bukan panggung untuk membangun sentimen pribadi," tutur dia.
Ramses mengatakan, membangun opini negatif terhadap pribadi pasangan calon bukan sesuatu yang diharapan publik Jakarta sebetulnya. Publik lagi-lagi ingin mendapatkan gambaran nyata solusi persoalan di Ibu Kota.
"Debat cerdas dan rasional sulit kita nikmati malam ini, karena cenderung eksplorasi wilayah karakter pribadi calon yang tidak relevan dengan topik-topik yang disuguhkan," pungkas Ramses. (dna/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
