
ILUSTRASI
JawaPos.com - Setelah berusaha melaporkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Ketua Pengusaha Indonesia Muda (PIM) Sam Aliano tidak bisa menunjukan nomor laporan polisi yang dimaksudkan. Walhasil, dia bersama kuasa hukumnya Egi Sudjana pulang dengan tangan hampa dari Bareskrim Polri.
Sam Aliano bermaksud mempolisikan Ahok bersama tim kuasa hukumnya atas tuduhan dugaan penghinaan terhadap ulama Kiai Ma'ruf Amin dan penyadapan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.
Mereka melapor ke Bareskrim Polri yang ada di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat. Di sana, Sam Aliano bersama pengacaranya Eggi Sudjana mengaku membawa sejumlah barang bukti untuk melaporkan perbuatan Ahok.
Datang sejak pagi, meski begitu, hingga siang menjelang pada pukul 14.00 WIB, mereka tidak mendapatkan nomor laporan polisi sebagai bukti bahwa laporan mereka diterima. Dengan kata lain, laporan mereka tak diterima.
"Kan sejak awal kita sudah harap kepolisian profesional, transparan tanpa sepihak biar kita semua masyarakat melihat keadilan ini jelas," ucapnya di Bareskrim Polri, Senin (6/2).
Kuasa hukum Sam, Eggi Sudjana menerangkan bahwa di Bareskrim, tidak ada penyidik yang melayani pelaporannya. Mereka pun berencana akan melaporkan lagi nanti. "Jadi kita putuskan untuk pulang dahulu," kata dia.
Dia juga berkata bahwa pihaknya akan kembali melayangkan laporan ke Bareskrim Polri sembari menunggu perkembangan sidang lanjutan perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok. "Besok kan sidang lagi, nanti kota lihat situasi dulu," imbuh dia.
Diketahui, besok adalah sidang ke-9 kasus penistaan agama. Ahok yang menjadi terdakwa akan kembali duduk di kursi pesakitan untuk mengadili perbuatannya. (elf/JPG)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
