
BANJIR: Seorang warga menggendong kakek-kakek melewati banjir di Benjeng, Gresik.
JawaPos.com- Siti Rohimah cepat-cepat mengungsikan dagangannya. Perempuan 54 tahun itu memindahkan puluhan lontong ke baju jalan. ’’Banjire kok koyok ngene (banjir kok seperti ini, Red),’’ ujar nenek berkerudung tersebut.
Pada pukul 08.30, pasar sudah terendam setinggi lutut orang dewasa. Jadilah pasar di Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, Gresik itu mirip pasar apung. Satu per satu pedagang memilih tutup. Mereka berhamburan ke luar pasar sambil tetap mengawasi toko masing-masing.
Qomariah dan Dewi, misalnya. Dua pemilik kios tersebut berbasah-basah masuk pasar untuk memastikan kondisi kios. ’’Dagangan sudah kami taruh di tempat lebih tinggi. Tapi, masih perlu dilihat,’’ ungkap Qomariah sambil mencincing bajunya.
Beda dengan ibu-ibu yang bingung di pasar itu, anak-anak justru terlihat ceria. Mereka malah asyik berenang. Rira, misalnya. Siswa kelas IV SDN Munggugianti tersebut pulang sekolah lebih cepat. Belajar-mengajar bubar karena air terus meninggi.
SMP Negeri 2 Balongmojo memilih memulangkan siswa lebih awal. Mereka masuk sekolah pukul 07.00, lalu pulang pada pukul 08.30. Selain gedung sekolah, air bah menggenangi Koramil Benjeng dan kantor Kecamatan Benjeng. Tinggi air berkisar 30 sentimeter.
Camat Benjeng Nuryadi menyatakan, genangan air makin tinggi. Namun, kata Nuryadi, belum ada warga yang dievakuasi. ’’Semua masih bertahan di rumah masing-masing,’’ katanya. (yad/c14/roz)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
