
Petugas memasang lampion di Vihara Amurva Bhumi Jakarta, Minggu (30/1/2022). Warga Tionghoa di wilayah tersebut mulai melakukan sejumlah persiapan dengan menghias vihara dan klenteng menggunakan aneka hiasan imlek untuk menyambut perayaan Tahun Baru Imle
JawaPos.com - Besok, 1 Februari, masyarakat Tionghoa akan merayakan tahun baru Imlek 2573. Tahun ini adalah tahun Macan Air yang diharapkan memberikan keberuntungan. Perayaan Imlek selama ini identik dengan warna merah, keceriaan, barongsai, dan makan bersama keluarga. Karena sudah menjadi budaya universal, maka semarak Imlek boleh saja dinikmati oleh seluruh kalangan umat di dunia.
Ahli Fengshui Xiangyi Hong menjelaskan Imlek adalah sebuah tradisi bagi semua keturunan Tionghoa. Namun saat ini budaya Imlek sudah bersifat universal sehingga sudah menyebar ke seluruh Asia. Dunia juga ikut merayakan.
“Imlek untuk semua, sudah menjadi tradisi budaya universal. Amerika pun sudah merayakan. Sebetulnya sebuah tradisi yang dirayakan atau dipestakan, sudah perayaan umum. Tak ada kaitannya dengan agama secara umum,” kata Xiangyi Hong kepada JawaPos.com baru-baru ini secara virtual.
Menurutnya, siapapun boleh jika ingin ikut merayakan. Misalnya ikut memakai busana warna merah, membagikan angpao, menyantap kue keranjang, dan berbagai tradisi lainnya. Di Asia, kata dia, mayoritas semua negara merayakan Imlek.
“Sebut saja Vietnam, Kamboja, Singapura, dan sebagian masyarakat Malaysia, Taiwan, Hongkong. Saat perayaan Imlek, suasana hati kita terbawa positif, akan merasa senang dan gembira,” ucapnya.
Maka ada beberapa hal yang boleh-boleh saja dipersiapkan sebelum menyambut Imlek. Namun Xiangyi Hong menegaskan hal itu bukan kewajiban.
“Karena akan menjadi pertemuan keluarga, tentu silakan saja jika mau mempersiapkan sesuatu sebelum Imlek,” katanya.
1. Rukun dengan Keluarga
Sebelum Imlek masing-masing orang harus menghilangkan perselisihan atau salah pendapat dengan keluarga. Sebab Imlek memiliki makna untuk berkumpul bersama keluarga.
2. Membersihkan Rumah
Sebelum Imlek disarankan untuk membersihkan rumah. Sehingga akan mendatangkan rezeki dan keberkahan.
“Tapi soal kepercayaan tentu ada. Misalnya, saat Imlek jangan sapu rumah karena nanti hilang rezeki. Akan tetapi jika memang lantainya kotor, ya silakan saja disapu tak masalah,” katanya tertawa.
3. Menyiapkan Pernak-pernik Warna Merah
Merah selalu identik dengan keberuntungan dan hoki. Tak heran jika Imlek menghadirkan warna merah. Baju koko dan cheongsam warna merah menjadi favorit saat Imlek.
4. Angpao
Pembagian angpao paling dinanti saat Imlek. Saat sekarang, angpao menjadi hiburan dan suka cita bagi anak-anak.
“Namun saat pandemi, angpaonya berubah. Tradisi lebih kepada virtual seperti transfer dan QR code serta e-wallet untuk menjaga jarak,” katanya.
5. Tata Letak Rumah
Tata letak rumah atau fengshui sudah mulai diubah atau dipersiapkan mengikuti shio di tahun tersebut. Tahun ini adalah shio macan air yang membuat masyarakat juga mulai bisa menyesuaikan tata letak rumah dengan arah keberuntungan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
