Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 22.42 WIB

Jangan Asal Simpan Makanan, Ini Cara Menyimpan Makanan agar Tidak Cepat Basi dan Picu Keracunan

Ilustrasi meal prep/Magnific - Image

Ilustrasi meal prep/Magnific

JawaPos.com-Bahan makanan yang tidak disimpan secara tepat dapat membuatnya kualitasnya lebih mudah rusak dengan cepat.

Menaruh makanan di tempat terbuka lebih dari 4 jam berisiko membuat makanan jadi basi. Makanan dapat terpapar debu, polusi, jamur, mikroorganisme, sampai dihinggapi lalat. 

Makanan yang terkontaminasi, tidak selalu menunjukkan tanda-tanda yang dapat terlihat secara kasat mata.

Kontaminasi oleh bakteri atau mikroorganisme tertentu, terkadang tidak mengubah tampilan asli makanan.

Namun, makanan yang sudah terkontaminasi tetap dapat menimbulkan masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, alergi, sampai keracunan makanan. 

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara penyimpanan bahan makanan supaya tidak mudah terkontaminasi dan cepat basi sebelum disajikan. 

Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman rsud.sawahluntokota serta  sayurbox pada (02/09) berikut adalah panduan untuk menyimpan bahan makanan, supaya tetap layak dikonsumsi lebih lama serta mengurangi risiko kontaminasi dan keracunan

Memanaskan makanan dapat membuat makanan bertahan lebih lama. Jika kondisi makanan anda memiliki tekstur kental, seperti sayur berkuah, tambahkan sedikit air supaya tidak menjadi terlalu kering dan gosong. Panaskan bahan makanan sampai benar-benar mendidih sampai kira-kira 73 derajat celcius supaya tidak basi. Namun, perlu diingat memanaskan makanan terlalu sering berulang kali dapat mempengaruhi kandungan nutrisi di dalamnya. 

Setelah dipanaskan, simpan makanan anda dalam wadah kedap udara yang tertutup rapat. Wadah tertutup dapat membantu menjaga kualitas makanan terutama daging, ikan, dan unggas. Selain itu, wadah yang tertutup dan kedap udara dapat mencegah kontaminasi dari debu, bakteri, lalat, sampai mikroorganisme seperti jamur yang berkembang pada makanan anda.  

Makanan yang masih sangat panas, sebaiknya tidak langsung ditutup rapat dalam wadah. Uap air yang terperangkap dapat meningkatkan kelembapan di dalam wadah dan mempengaruhi kualitas makanan. Namun, makanan juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Setelah uap panas berlebih berkurang, simpan makanan dalam wadah dan segera masukkan dalam kulkas.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore