
Ilustrasi meal prep/Magnific
JawaPos.com-Bahan makanan yang tidak disimpan secara tepat dapat membuatnya kualitasnya lebih mudah rusak dengan cepat.
Menaruh makanan di tempat terbuka lebih dari 4 jam berisiko membuat makanan jadi basi. Makanan dapat terpapar debu, polusi, jamur, mikroorganisme, sampai dihinggapi lalat.
Makanan yang terkontaminasi, tidak selalu menunjukkan tanda-tanda yang dapat terlihat secara kasat mata.
Kontaminasi oleh bakteri atau mikroorganisme tertentu, terkadang tidak mengubah tampilan asli makanan.
Namun, makanan yang sudah terkontaminasi tetap dapat menimbulkan masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan, alergi, sampai keracunan makanan.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan cara penyimpanan bahan makanan supaya tidak mudah terkontaminasi dan cepat basi sebelum disajikan.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman rsud.sawahluntokota serta sayurbox pada (02/09) berikut adalah panduan untuk menyimpan bahan makanan, supaya tetap layak dikonsumsi lebih lama serta mengurangi risiko kontaminasi dan keracunan.
Panaskan makanan sebelum disimpan
Memanaskan makanan dapat membuat makanan bertahan lebih lama. Jika kondisi makanan anda memiliki tekstur kental, seperti sayur berkuah, tambahkan sedikit air supaya tidak menjadi terlalu kering dan gosong. Panaskan bahan makanan sampai benar-benar mendidih sampai kira-kira 73 derajat celcius supaya tidak basi. Namun, perlu diingat memanaskan makanan terlalu sering berulang kali dapat mempengaruhi kandungan nutrisi di dalamnya.
Gunakan wadah tertutup dan kedap udara
Setelah dipanaskan, simpan makanan anda dalam wadah kedap udara yang tertutup rapat. Wadah tertutup dapat membantu menjaga kualitas makanan terutama daging, ikan, dan unggas. Selain itu, wadah yang tertutup dan kedap udara dapat mencegah kontaminasi dari debu, bakteri, lalat, sampai mikroorganisme seperti jamur yang berkembang pada makanan anda.
Jangan langsung menutup makanan yang panas
Makanan yang masih sangat panas, sebaiknya tidak langsung ditutup rapat dalam wadah. Uap air yang terperangkap dapat meningkatkan kelembapan di dalam wadah dan mempengaruhi kualitas makanan. Namun, makanan juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Setelah uap panas berlebih berkurang, simpan makanan dalam wadah dan segera masukkan dalam kulkas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022