
seseorang yang tetap diam saat pertengkaran terjadi. (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Dalam sebuah hubungan, cara seseorang merespons konflik sering kali bukan sekadar pilihan spontan, melainkan hasil dari pengalaman panjang yang membentuk dirinya sejak kecil. Ada perempuan yang tegas, ada yang ekspresif, dan ada pula yang memilih diam saat pertengkaran terjadi.
Diamnya seorang perempuan sering disalahartikan sebagai sikap tidak peduli, pasrah, atau bahkan manipulatif. Padahal, dalam banyak kasus, diam tersebut adalah mekanisme perlindungan diri—sesuatu yang ia pelajari dari pengalaman hidupnya.
Dilansir dari Expert Editor, jika seorang perempuan cenderung memilih diam saat konflik, ada kemungkinan ia pernah mengalami beberapa hal berikut saat tumbuh dewasa.
1. Terbiasa Hidup di Lingkungan yang Tidak Aman Secara Emosional
Perempuan yang tumbuh di lingkungan penuh ketegangan—entah itu sering terjadi pertengkaran, teriakan, atau konflik berkepanjangan—biasanya belajar satu hal: berbicara bisa memperburuk keadaan.
Dalam kondisi seperti ini, diam menjadi strategi bertahan hidup. Ia belajar bahwa menghindari konflik lebih aman daripada menghadapinya. Saat dewasa, pola ini terbawa, sehingga ia memilih diam bukan karena tidak punya pendapat, tetapi karena ingin menjaga situasi tetap terkendali.
2. Pendapatnya Sering Diabaikan Sejak Kecil
Jika sejak kecil seseorang terbiasa tidak didengar—entah oleh orang tua, keluarga, atau lingkungan sekitar—ia bisa tumbuh dengan keyakinan bahwa suaranya tidak penting.
Akibatnya, saat terjadi pertengkaran, ia mungkin merasa:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022