
Ilustrasi seseorang yang tumbuh di kelas menengah
JawaPos.com - Banyak kenyamanan yang dahulu dianggap bagian normal dari hidup sehari-hari kini berubah makna. Bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan penanda kemudahan finansial.
Bersumber dari YourTango, artikel karya Sloane Bradshaw yang ditulis pada 19 Februari 2026 menyoroti pergeseran besar yang terjadi secara senyap dalam kehidupan kelas menengah.
Kenaikan biaya hidup, stagnasi pendapatan, serta tekanan hidup dari gaji ke gaji telah menggeser garis batas antara “cukup” dan “berlebih”.
Hal-hal yang dulu nyaris tidak dipikirkan kini menjadi kemewahan terselubung. Berikut sebelas contohnya.
1. Kulkas kedua di garasi
Dulu, kulkas tambahan hanyalah alat praktis untuk menyimpan minuman, stok makanan, atau belanja dalam jumlah besar.
Kini, biaya listrik, ruang rumah, dan harga peralatan menjadikannya simbol kelonggaran finansial.
Kulkas kedua menandakan bahwa seseorang tidak perlu menghitung konsumsi energi atau kapasitas penyimpanan.
2. Ruang makan formal yang benar-benar digunakan
Ruang makan terpisah dahulu menjadi pusat kebersamaan keluarga kelas menengah.
Saat ini, desain rumah semakin efisien dan multifungsi. Memiliki ruang yang hanya digunakan untuk makan malam formal kini menyiratkan kelebihan ruang — dan kelebihan ruang berarti kelebihan dana.
3. Membayar orang lain untuk memotong rumput
Mempekerjakan jasa potong rumput dulu adalah soal kenyamanan. Sekarang, biaya tenaga kerja yang meningkat menjadikannya keputusan finansial yang tidak sepele.
Mendelegasikan pekerjaan dasar menunjukkan bahwa waktu dan kenyamanan lebih berharga daripada penghematan biaya.
