Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Maret 2025 | 06.16 WIB

Orang dengan Mental People Pleaser, Biasanya Sering Menerima 7 Perilaku Tidak Hormat Ini dalam Hubungan, Apa Saja?

Ilustrasi- People pleaser dalam hubungan (yanalya-freepik) - Image

Ilustrasi- People pleaser dalam hubungan (yanalya-freepik)

JawaPos.com - Apakah Anda sering merasa sulit mengatakan “tidak” kepada orang lain? Apakah Anda selalu berusaha menyenangkan semua orang, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebutuhan dan perasaan sendiri?

Jika ya, kemungkinan besar Anda termasuk dalam kategori people pleaser. Sifat ini membuat seseorang cenderung mengutamakan kepentingan orang lain dan menghindari konflik demi menjaga hubungan tetap harmonis.

Namun, tanpa disadari, people pleaser sering kali menerima perlakuan tidak hormat dari orang-orang di sekitarnya. Mereka dianggap remeh, diabaikan, bahkan dimanfaatkan karena selalu berusaha membuat orang lain bahagia.

Melansir DMNews, berikut adalah beberapa perilaku tidak hormat yang sering diterima people pleaser dalam hubungan.

1) People Pleaser Sering Dipotong Saat Berbicara

Salah satu tanda bahwa seseorang tidak menghormati people pleaser adalah sering menyela saat mereka berbicara.

Orang lain tidak memberikan kesempatan untuk menyelesaikan kalimat, seolah-olah pendapat people pleaser tidak penting. Jika ini sering terjadi, people pleaser bisa merasa tidak dihargai dan ragu untuk mengungkapkan pemikiran mereka.

2) People Pleaser Dianggap Sepele dan Tidak Dihargai

Sikap selalu berusaha menyenangkan orang lain membuat people pleaser sering kali tidak mendapatkan perlakuan yang sama.

Mereka selalu ada untuk orang lain, tetapi ketika mereka butuh dukungan, orang-orang di sekitar malah mengabaikannya. People pleaser juga sering hanya dihubungi saat dibutuhkan, tanpa ada usaha timbal balik dari orang lain.

3) Perasaan People Pleaser Diabaikan atau Diremehkan

Setiap kali people pleaser mengungkapkan perasaan atau kekhawatiran, orang lain justru mengabaikan atau meremehkan perasaan tersebut.

Mereka bisa mengatakan bahwa people pleaser “terlalu sensitif” atau “berlebihan,” yang pada akhirnya membuat people pleaser merasa bersalah karena mengekspresikan emosinya.

4) Keputusan Selalu Dibuat oleh Orang Lain

People pleaser cenderung pasif dalam pengambilan keputusan karena takut mengecewakan orang lain.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore