Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 Desember 2024 | 21.51 WIB

5 Hal yang Tidak Disadari Bahwa Anda Melakukan Hal yang Menunjukkan Memiliki Harga Diri yang Rendah, Salah Satunya Terus Menerus Mencari Validasi

Ilustrasi seseorang dengan harga diri yang rendah (freepik)

JawaPos.com - Ada garis tipis antara mencela diri sendiri dan memiliki harga diri yang rendah. Terkadang, kita bahkan tidak menyadari bahwa kita melewatinya.

Harga diri rendah bukan hanya tentang berpikir bahwa Anda tidak cukup baik. Hal ini sering kali lebih halus, terwujud dalam tindakan dan kata-kata kecil yang mungkin tidak Anda sadari.

Ketika Anda memiliki rasa rendah diri, Anda melakukan hal-hal yang mencerminkan kurangnya rasa percaya diri tanpa Anda sadari. Dan percayalah, ada tanda-tandanya. Beirkut 5 tandanya, dikutip dari hackspirit pada Jumat (13/12).

1) Terus-menerus mencari validasi 

Apakah Anda pernah mendapati diri Anda secara konsisten mencari persetujuan dari orang lain? Ini adalah perilaku rendah diri yang klasik. Ini bukan tentang menerima umpan balik yang membangun atau belajar dari orang lain. Ini adalah tentang membutuhkan orang lain untuk mengonfirmasi nilai Anda.

Ketika Anda memiliki tingkat harga diri yang sehat, Anda memahami bahwa nilai Anda tidak ditentukan oleh pendapat orang lain. Anda tahu nilai Anda, dan meskipun Anda mungkin menghargai pujian dan umpan balik positif, Anda tidak bergantung pada hal itu untuk merasa nyaman dengan diri Anda sendiri.

Namun, ketika Anda terus-menerus mencari validasi, Anda seperti mengalihdayakan harga diri Anda. Anda mengandalkan orang lain untuk memberi tahu Anda bahwa Anda cukup baik, cukup pintar, cukup menarik.

Masalahnya adalah hal ini membuat harga diri Anda bergantung pada faktor eksternal, yang sering kali di luar kendali Anda. Dan itu adalah fondasi yang goyah untuk membangun rasa percaya diri Anda. 

2) Sering meminta maaf

Pernahkah Anda menyadari bahwa Anda terlalu sering mengucapkan kata “maaf”? Saya pernah mengalaminya, dan saya beritahu Anda, ini adalah kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan. 

Beberapa tahun yang lalu, saya mendapati diri saya meminta maaf untuk segala hal. Jika seseorang menabrak saya, saya meminta maaf. Jika saya mengajukan pertanyaan dalam sebuah rapat, saya mengawalinya dengan permintaan maaf. Bahkan ketika ada hal-hal yang jelas-jelas bukan kesalahan saya, saya merasa perlu untuk meminta maaf.

Permintaan maaf yang terus menerus ini adalah manifestasi nyata dari harga diri saya yang rendah. Seolah-olah saya merasa perlu meminta maaf atas keberadaan saya, seolah-olah saya adalah beban bagi orang lain.

Masalahnya, meminta maaf secara berlebihan tidak hanya mengikis harga diri Anda, tetapi juga melemahkan makna permintaan maaf Anda. Kata-kata Anda mulai tidak berbobot karena Anda meminta maaf ketika tidak ada yang perlu dimaafkan.

3) Bicara pada diri sendiri secara negatif

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore