
ilustrasi seseorang yang menghindari pergi ke dokter hingga sakit parah/ Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Beberapa orang memiliki kecenderungan untuk menghindari kunjungan ke dokter, bahkan ketika mereka merasakan gejala yang mengkhawatirkan.
Hanya ketika kondisi mereka memburuk atau menjadi kritis, barulah mereka mencari bantuan medis.
Fenomena ini bukan semata-mata masalah kurangnya waktu atau akses, tetapi sering kali berkaitan dengan aspek psikologis dan kepribadian.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (2/12), terdapat delapan ciri kepribadian yang menurut psikologi dapat menjelaskan mengapa seseorang menghindari pergi ke dokter hingga kondisinya menjadi serius.
1. Ketakutan akan Diagnosis
Orang yang menghindari dokter sering kali memiliki ketakutan mendalam akan mendengar kabar buruk.
Fenomena ini dikenal sebagai iatrophobia, atau rasa takut pada tenaga medis dan diagnosis.
Mereka cenderung lebih memilih untuk "tidak tahu" daripada menghadapi kenyataan yang mungkin buruk.
Dalam pikiran mereka, menghindari dokter sama dengan menghindari masalah kesehatan itu sendiri, meskipun ini tentu saja hanya ilusi.
Dampak psikologis: Ketakutan ini sering dipicu oleh pengalaman negatif di masa lalu, baik secara pribadi maupun dari cerita orang lain.
2. Perfeksionisme
Perfeksionis cenderung sulit menerima kenyataan bahwa tubuh mereka mungkin tidak dalam kondisi prima.
Mereka sering kali merasa bahwa mencari bantuan medis adalah bentuk pengakuan bahwa mereka tidak sempurna.
Akibatnya, mereka cenderung mengabaikan gejala yang dirasakan hingga tidak lagi dapat ditoleransi.
Perilaku: Perfeksionis sering kali mencoba mengatasi masalah kesehatan dengan cara "mandiri," seperti melakukan perubahan pola hidup ekstrem atau mengandalkan obat-obatan bebas.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
