Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 September 2024 | 05.03 WIB

Wajib Tahu! Pemberian Air Cucian Beras Pada Tanaman Dapat Berakibat Buruk, Hindari 6 Hal Ini Agar Tidak Menyesal

Ilustrasi beras. - Image

Ilustrasi beras.

JawaPos.com- Beras mempunyai sejumlah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh seperti karbohidrat, serat, protein, vitamin dan mineral.

Beras sebelum dimasak menjadi nasi, biasanya akan mengalami proses pencucian, hal ini bertujuan agar kotoran yang tercampur dengan beras hilang.

Namun saat proses membilas tersebut banyak nutrisi yang ikut terbuang bersama dengan air. Jadi disarankan untuk tidak membuang air cucian beras.

Air cucian beras akan berguna untuk tanaman karena nutrisi tersebut dapat bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah.

Air cucian beras dapat digunakan sebagai pupuk organik cair (POC) tunggal maupun bahan utama dalam pembuatan MOL (Mikro Organisme Lokal).

Namun terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin menggunakan air cucian beras untuk diberikan pada tanaman.

Berikut enam hal yang harus dihindari dalam pemberian air cucian beras untuk tanaman dikutip dari kanal YouTube Organic Nature.

  1. Menggunakan Air Cucian Beras yang Telah Tumbuh Bakteri dan Jamur Patogen

Air cucian beras yang sudah dicemari oleh bakteri dan jamur patogen biasanya ditandai dengan aroma yang tidak sedap atau berbau busuk.

Apabila air cucian beras yang sudah beraroma busuk tersebut disiram pada tanaman maka bisa mengakibatkan tanaman tersebut justru akan terserang jamur dan bakteri.

Bukannya tumbuh subur justru akan membahayakan tanaman, maka dari itu selalu gunakan air cucian beras yang masih baru atau yang telah mengalami proses fermentasi.

  1. Menyiram Air Cucian Beras Setiap Hari

Terlalu sering menyiram air cucian beras pada tanaman akan berakibat buruk, karena terlalu over dosis tanaman justru akan mengalami gangguan.

Banyaknya bahan organik yang terkandung di air cucian beras jika diberikan setiap hari pada tanaman akan membahayakan tanaman tersebut.

  1. Menggunakan Air Cucian Beras Yang Terpapar Bahan Kimia

Air cucian yang berasal dari beras terpapar bahan pengawet, zat pemutih dan beras yang saat ditanam menggunakan pestisida sebaiknya tidak digunakan untuk menyiram tanaman.

Air cucian yang berasal dari beras tersebut tidak dapat memaksimalkan tumbuhnya mikroorganisme baik di dalam tanah maupun tanaman.

Sehingga pastikan untuk menggunakan air cucian dari beras organik karena sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore