
Ilustrasi seseorang berbohong. (Pexels/Christina Morillo)
JawaPos.com - Ketika seseorang berbohong, sering kali mereka tidak hanya menggunakan kata-kata yang tidak jujur, tetapi juga menunjukkan tanda-tanda fisik yang mencerminkan ketidakjujuran mereka.
Bahasa tubuh adalah salah satu cara paling efektif untuk mengetahui apakah seseorang berkata jujur atau tidak.
Pengamatan psikologis telah mengidentifikasi beberapa tanda fisik yang bisa menunjukkan seseorang sedang berbohong.
Berikut adalah 10 tanda bahasa tubuh yang bisa menandakan bahwa Anda sedang dibohongi, sebagaimana dikutip Jawa Pos dari Astrologion.com.
Salah satu tanda bahasa tubuh yang sering muncul saat seseorang berbohong adalah menyentuh tenggorokan. Tindakan ini sering kali menunjukkan adanya ketidaknyamanan atau rasa bersalah yang dirasakan oleh orang yang berbohong.
Tenggorokan adalah area yang sensitif, dan ketika seseorang merasa cemas atau tertekan karena harus menutupi kebenaran, mereka secara refleks akan menyentuh atau menggaruk tenggorokan mereka.
Menyentuh tenggorokan juga dapat dikaitkan dengan usaha untuk menenangkan diri atau menutupi ketidaknyamanan internal saat sedang berbohong. Jadi, jika Anda melihat seseorang sering melakukan gerakan ini selama percakapan, ada kemungkinan mereka tidak sepenuhnya jujur.
Ketika seseorang menutupi mulutnya, entah dengan tangan atau jari-jari, itu bisa menjadi petunjuk bahwa mereka tidak sepenuhnya jujur. Ini adalah tanda bawah sadar bahwa orang tersebut ingin menyembunyikan sesuatu.
Menutup mulut bisa terjadi dengan cara yang halus, seperti meletakkan tangan di dekat bibir, mengusap mulut, atau bahkan hanya menutupi senyuman. Tindakan ini sering kali dilakukan tanpa disadari dan menjadi salah satu bentuk proteksi diri untuk menahan kata-kata yang tidak jujur keluar.
Oleh karena itu, perhatikan baik-baik ketika seseorang melakukan gerakan ini saat berbicara, terutama saat topik yang dibahas cukup sensitif.
Gerakan kepala yang mendadak atau tersentak bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang berbohong. Ini bisa berupa anggukan yang tidak konsisten dengan apa yang dikatakan atau gerakan menjauh secara tiba-tiba.
Ketika seseorang melakukan gerakan ini, sering kali itu merupakan reaksi spontan terhadap ketidaknyamanan yang muncul saat mereka harus berbohong.
Perubahan gerakan kepala yang mendadak biasanya terjadi tepat sebelum atau sesudah mereka memberikan jawaban yang tidak jujur. Jika Anda memperhatikan gerakan ini, cobalah untuk lebih fokus pada kata-kata yang mereka ucapkan dan evaluasi apakah ada ketidakcocokan dengan bahasa tubuh mereka.
Ketika seseorang berbohong, mereka mungkin menunjukkan tanda-tanda ketegangan atau kecemasan melalui gerakan fisik yang tidak biasa, seperti berkedip berlebihan.
Mata adalah bagian tubuh yang paling sulit untuk dikontrol, dan gerakan berkedip yang lebih sering dari biasanya bisa menunjukkan ketidaknyamanan internal yang dialami oleh orang tersebut.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
