
Ilustrasi orang yang memilih childfree atau tidak memiliki anak./ (Geediting)
JawaPos.com – Dalam masyarakat yang sering kali menganggap memiliki anak sebagai suatu kewajiban, keputusan untuk tidak memiliki anak atau childfree kerap dipandang dengan penuh tanda tanya.
Namun, di balik pilihan ini, tersimpan perjalanan hidup dan pengalaman masa kecil yang membentuk keyakinan seseorang tentang keluarga dan peran orang tua.
Pilihan childfree bukanlah keputusan yang diambil secara impulsif. Sering kali, ini adalah hasil dari refleksi mendalam terhadap pengalaman masa lalu yang meninggalkan jejak mendalam.
Luka-luka emosional yang dialami di masa kecil dapat membentuk persepsi seseorang tentang kehidupan berkeluarga, mempengaruhi kesiapan mereka untuk menjadi orang tua, dan pada akhirnya, mendorong mereka untuk memilih jalan hidup yang berbeda.
Dilansir dari laman Geediting.com, Selasa (17/9), inilah tujuh pengalaman masa kecil yang umum dialami oleh individu yang memilih childfree atau tidak ingin memiliki anak.
1. Ketiadaan Kehangatan Keluarga
Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dingin atau kurang kasih sayang mungkin memiliki persepsi negatif tentang kehidupan berkeluarga.
Mereka mungkin melihat keluarga sebagai tempat yang penuh konflik atau merasa tidak mendapatkan dukungan emosional yang cukup, sehingga membuat mereka enggan untuk menciptakan lingkungan serupa bagi anak-anak mereka sendiri.
2. Tanggung Jawab yang Datang Terlalu Dini Saat Mereka Masih Anak-Anak
Anak-anak yang terpaksa mengambil tanggung jawab orang dewasa terlalu dini, seperti merawat adik-adiknya atau membantu keuangan keluarga, mungkin merasa kehilangan masa kecil mereka.
Pengalaman ini dapat membuat mereka enggan untuk memiliki anak karena tidak ingin anak-anak mereka mengalami hal yang sama.
3. Paparan pada Hubungan yang Tidak Stabil
Menyaksikan orang tua atau orang dewasa lain dalam hidup mereka mengalami hubungan yang penuh konflik atau perceraian dapat membuat seseorang merasa takut untuk berkomitmen dalam hubungan jangka panjang, apalagi memiliki anak.
Mereka mungkin melihat ketidakstabilan dalam hubungan sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari dan tidak ingin anak-anak mereka mengalaminya.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
