Ilustrasi gangguan kepribadian Borderline Personality Disorder (Pixabay/Colibrie)
JawaPos.com - Borderline Personality Disorder (BPD) merupakan gangguan kepribadian atau gangguan kesehatan mental yang berpengaruh pada emosi dan cara berpikir seseorang kepada dirinya sendiri dan orang lain.
Menurut National Institute of Mental Health, BPD adalah penyakit mental yang ditandai dengan pola suasana hati, citra diri, dan perilaku yang terus berubah. Gejala-gejala ini seringkali mengakibatkan tindakan impulsif dan masalah dalam hubungan.
Sulit untuk mencintai seseorang dengan BPD atau gangguan kepribadian ambang, karena orang dengan BPD akan menguji cinta pasangannya agar pasangannya membuktikan cinta mereka, tetapi itu tidak akan pernah cukup bagi penderita BPD.
Jika kamu bertanya-tanya bagaimana cara mencintai seseorang dengan gangguan Borderline Personality Disorder, JawaPos.com telah melansir dari laman YourTango, Sabtu (20/7), terkait delapan hal yang wajib kamu ketahui tentang bagaimana cara mencintai seseorang dengan gangguan BPD.
1. Jangan memberi label atau menghakimi mereka
Saat mencintai seseorang dengan Borderline Personality Disorder (BPD), penting untuk melihat perilaku mereka sebagai reaksi terhadap perasaan ditinggalkan. Jangan bereaksi balik, jika kamu bereaksi balik, kamu akan memperburuk reaksi mereka.
2. Jangan menanggapi reaksi mereka secara pribadi, tetapi dengarkan apa yang ada di baliknya
Pasangan dari orang yang memiliki gangguan kepribadian ambang atau Borderline Personality Disorder ini harus menunjukkan bahwa mereka ada untuk mereka. Jadi, dengarkan apa yang mereka rasakan, tanpa harus merasa bertanggung jawab atas perasaan mereka.
3. Dengarkan perasaan mereka tanpa menyalahkannya
Pada dasarnya, luapan amarah adalah cara untuk mengomunikasikan apa yang mereka rasakan di dalam hati. Penting untuk tidak tersinggung, tetapi biarkan perasaan mereka dirasakan dan diungkapkan sehingga mereka dapat lebih dipahami.
Kamu tidak perlu mengakui bahwa kamu yang salah, tetapi pahamilah apa yang mereka rasakan, sehingga kamu dapat menyesuaikan diri dengannya.
4. Validasi perasaan mereka tanpa mengambil tanggung jawab atas perasaan mereka
Jika kamu merasa bertanggung jawab atas apa yang mereka rasakan, kamu akan terjerumus ke dalam perilaku destruktif yang terus berlanjut. Hal ini membuat semakin mustahil untuk mencintai seseorang dengan BPD.
5. Beri tahu mereka bahwa kamu tidak bermaksud menolak mereka

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
