Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 November 2023 | 00.13 WIB

Cara Mengendalikan Fenomena FOPO: Fear of People’s Opinion agar Terhindar dari Sifat Anti Kritik

Fenomena Fopo pada orang yang anti kritik. (sumber: Freepik/ benzoix) - Image

Fenomena Fopo pada orang yang anti kritik. (sumber: Freepik/ benzoix)

JawaPos.com – FOPO merupakan kepanjangan dari Fear of People’s Opinion, yang dalam bahasa Indonesia berarti takut kepada opini orang.

Berbeda dengan FOMO yang biasa kita kenal sebagai takut tertinggal akan sesuatu, FOPO lebih mengacu ke perasaan takut mendengar opini orang lain.

FOPO bisa menyerang siapa saja, baik anak kecil maupun orang dewasa. Karena perasaan takut mendengarkan opini orang lain merupakan hal yang sering datang dalam diri.

Fenomena ini bisa berwujud dalam sifat dari keragu-raguan, takut, cemas terhadap sesuatu, tidak percaya diri dengan apa pun yang dilakukan.

Hal ini dikarenakan rasa ingin selalu terlihat benar dimata orang lain dan tindak ingin mendapatkan kritik membangun untuk dirinya.

Karakter ini akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari, terutama bisa menghindarkanmu bersosialisasi dengan orang-orang terdekatmu.

Dalam dunia maya, FOPO justru lebih mengerikan, dengan banyaknya pujian akan menjadikan orang akhirnya terobsesi dengan validasi.

Hal ini terangkum dalam website Wellbeing yang memberikan pengertian dan dampak FOPO juga cara mengontrolnya.

Ketika seseorang menyukai jumlah likes yang besar, orang tersebut akan merasa tinggi dan tidak ingin menjadi seorang yang terbuang.

Walaupun dia memiliki opini yang baik, jika di sosial media dia tidak diterima, dia akan melakukan cara apa pun untuk diterima.

Dan jika kedapatan memiliki seseorang yang mengkritiknya secara wajar, dia akan menyerang balik sang pengkritik.

Jadi bagaimana cara mengontrol FOPO dari dalam diri kita? Cobalah empat tips berikut yang disadur dari website Wellbeing:

1. Tutup Handphonemu

Pertama lakukanlah relaksasi pada diri, jika ada orang yang mengungkapkan opini buruk kepada kita, jangan langsung ditanggapi.

Bersikaplah seperti semua baik-baik saja. Yang terpenting adalah jangan membuka handphone, tarik nafas dalam-dalam dan mencoba untuk rileks.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore