
LIBUR TELAH TIBA: Tak hanya membangun memori menyenangkan dengan anak, ada banyak hal yang dipelajari saat liburan. Melatih kemandirian, teamwork keluarga, hingga skill mengelola emosi. (Foto ilustrasi. Dipta Wahyu/Jawa Pos)
Libur panjang menjadi momen berharga untuk keluarga. Sudah punya destinasi liburan akhir tahun, Bun? Libatkan anak dalam menyusun rencana liburan. Banyak nilai positif yang bisa diajarkan dari momen trip keluarga.
---
LIBURAN yang cermat atau smart travel seharusnya dapat dinikmati seluruh keluarga, termasuk anak. Sebelum berangkat, banyak persiapan yang perlu dipikirkan matang-matang. Menyusun agenda liburan bareng anak ternyata punya banyak manfaat, Moms!
Asah Skill Asertif dan Pengambilan Keputusan
Tentu, yang pertama dilakukan sebelum berlibur adalah menentukan destinasi tujuan. Ortu perlu melibatkan anak ke mana dia ingin berlibur. Dengan begitu, kemampuannya dalam mengambil keputusan akan meningkat. Termasuk membantu menguatkan kemampuan asertifnya.
Untuk anak usia TK-SD, ortu bisa memberikan beberapa pilihan tempat liburan. Sampaikan pula apa saja yang bisa anak dapatkan dari tempat tersebut. ’’Jika anak sudah remaja, ortu perlu mempertimbangkan pilihan mereka sendiri dan tanyakan dulu alasannya,’’ tutur Niken Woro Indriastuti MPsi Psikolog.
Apabila sesuai bujet dan aman untuk keluarga, ortu bisa mempertimbangkan untuk mengikuti saran anak. Hal itu juga bisa membangun kepercayaan diri anak karena pendapatnya didengar dan dihargai.
Kerja Sama dan Sikap Taat Aturan
Jika destinasi sudah ditentukan, saatnya ortu berdiskusi dengan anak terkait rules selama berlibur. Sampaikan apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan di tempat tujuan atau saat di perjalanan beserta konsekuensinya. Tujuannya, menghindari kejadian nangis, rewel, atau tantrum pada balita dan menjaga keselamatan di lokasi tujuan.
’’Bangun kerja sama anak dari sekarang berkaitan dengan perilaku yang ingin dibentuk, misal bilang kalau lapar atau mau pipis/pupup, tetap tenang selama di perjalanan,’’ jelas Niken. Terlebih jika bepergian dengan menggunakan kendaraan umum. Rules yang dibuat dan disepakati bersama itu juga bisa melatih anak untuk taat aturan dan membangun kerja sama yang baik.
Melatih Kemandirian
Berkaitan dengan packing, sebaiknya minta anak untuk menyiapkan sendiri barang-barangnya.
’’Untuk anak usia TK-SD dapat dibantu dengan membuat list barang yang dibawa dan meminta mereka menyiapkannya,’’ kata psikolog klinis itu. Ortu bisa membantu memasukkan ke koper atau tas supaya tidak ada barang yang tertinggal.
Pada remaja, ortu bisa menjelaskan tujuan perjalanan dan aktivitas yang akan dilakukan. ’’Misalnya, ’Kak, kita besok pergi ke Taman Safari selama 3 hari 2 malam, nginep di hotel A, lalu safari night. Kayaknya butuh baju lengan panjang biar nggak digigit nyamuk. Siangnya kita ke kebun teh, bawa kacamata hitam kali ya biar nggak panas. Menurut Kakak gimana? jelasnya memberi contoh.
Manajemen Diri dan Waktu
Agar liburan lebih tertata, tidak masalah untuk menyusun rencana kegiatan atau itinerary. Menurut Niken, banyak nilai positif dari menyusun itinerary bersama anak. Di antaranya, anak akan belajar manajemen diri dan waktu yang baik.
’’Mereka juga belajar mengelola emosi ketika jadwal yang disusun tidak berjalan sesuai rencana. Termasuk kesadaran bahwa terkadang tidak semua hal bisa berjalan semestinya,’’ ungkap psikolog di Klik Psikolog, Depok, itu.
Ortu juga perlu tetap tenang ketika sesuatu tidak terjadi sesuai harapannya. Fleksibel beradaptasi. Apabila ortu terbawa emosi, itu akan memengaruhi perilaku anak dan membuat perjalanan menjadi tidak nyaman.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
