
Penampilan Nafa Salvana saat di Milan Fashion Week/Instagram Nafa Salvana Yasmin
JawaPos.com - Siapa sangka hanya makan di warung pecel lele, tiba-tiba mendadak jadi supermodel internasional dan terbang ke pekan mode Milan Fashion Week? Ya, itulah yang terjadi pada nasib gadis asal Lhokseumawe, Aceh, Nafa Salvana Yasmin. Kiprahnya sebagai model bak ketiban durian runtuh.
Dara kelahiran 3 Agustus 1999 ini merupakan mahasiswi Desain Komunikasi Visual di UNIKOM Bandung. Nafa saat ini belum pulang dari Eropa, usai menjalani perjalanan karir model dadakan di ajang pekan mode dunia, Milan Fashion Week pada Januari 2022.
Kisah dan nasibnya sangat unik. Jika seseorang mungkin menjadi model harus berjuang dari nol, sekolah, ikut kelas modeling, dan berbagai kompetisi, namun tidak untuk Nafa.
Ia diberikan anugerah, rezeki oleh Tuhan secara langsung. Saat itu ia kebetulan sedang makan di warung pecel lele dengan kampusnya, lalu bertemu dengan agensi model.
Perempuan yang memiliki hobi melukis dan desain ini merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Lalu apa benar karirnya dimulai dari warung pecel lele?
"Saya jalan di Milan Fashion Week. Awal debut saya di Capasa Milano pada 22 Februari," kata Nafa saat berbincang dengan JawaPos.com, baru-baru ini.
Pecel Lele Bawa Hoki
"Awalnya emang makan di warung pecel lele, terus di-scout sama agensi Who Knows Model. Dari agency ini aku ditawari ke agency luar. Ternyata beberapa agency luar tertarik sama aku dan hubungin buat interview beberapa kali," ungkap Nafa.
"Setelah beberapa kali interview dan enggak masuk, aku ditawarin sama agency The Claw tanpa harus interview. Jadi, akhirnya aku masuk agency The Claw Milan Paris," imbuhnya.
Januari lalu, mereka memintanya datang ke Eropa untuk foto sekalian ikut Milan Fashion Week. Nafa bercerita sambil tertawa dan tak pernah menyangka warung pecel lele itu membuatnya mengenal dunia model secara mendadak dan langsung skala dunia.
"Warung pecel lele biasa tapi memang kayak toko, waktu itu juga enggak sengaja makan di sana. Karena ramai terus jadi aku coba. Memang kebetulan kayaknya mereka (agency) itu juga makan di sana," aku Nafa.
"Aku tadinya memang lapar, karena habis rapat buat acara bakti sosial. Akhirnya aku sama temen coba cari makan yang memang dekat dari kampus biar bisa jalan," sambungnya.
Sempat Takut Penipuan
Tentu Nafa tak menyangka jika dirinya memiliki daya magnet sebagai model internasional. Ia sempat merasa ragu, tak yakin, dan takut bahwa itu adalah penipuan.
"Iya sempat banget (takut penipuan). Karena pas lagi makan memang yang dilihatin dari atas sampe bawah gitu. Kan rada risih ya sebenarnya, terus takut juga," cerita Nafa.
"Langsung mikir, ini aku mau dilabrak kali ya? Aku salah apa sampai dilihatin begini? Pas selesai makan mereka nyamperin terus nanya-nanya ke aku dan mereka humble banget. Mereka terus mengenalkan diri sebagai Who Knows Agency," lanjutnya.
Akhirnya Nafa percaya bahwa agency itu memiliki niat baik setelah diyakinkan oleh model asal Indonesia Raihan Fahrizal yang terlebih dahulu sudah go internasional. Dari situlah Nafa lantas yakin dan mencoba meyakinkan orang tua bahwa ini adalah agency model sungguhan dan profesional.
"Dan yang bikin aku percaya ini bener, yang wawancara aku Raihan Fahrizal langsung. Sebelumnya aku tahu Raihan sama Who Knows juga karena waktu itu viral, model laki-laki pertama yang runway bareng YSL," katanya.
"Ya orang tua sempat khawatir dan enggak percaya kak. Soalnya aku memang belum pernah di dunia modeling, takutnya nanti kesulitan atau malah penipuan. Tapi, aku meyakinkan mereka kalau ini memang dari agency Who Knows betulan. Terus beberapa agency di luar juga tertarik sama aku," lanjut Nafa.
Basic Nol, Pengalaman Tak Ada
Nafa tak memiliki pengalaman sebagai model atau basic sama sekali. Tak pernah terbayang juga dalam hidupnya bahwa dirinya akan menjadi model.
"Iya aku enggak punya basic sama sekali. Tinggi 176 sentimeter," ungkapnya.
Hingga kini sudah terlanjur kecemplung di dunia model, akhirnya Nafa mengaku senang dan bangga. Baginya dunia modeling seru dan banyak bertemu dengan orang baru, apalagi langsung kelas dunia.
"Dunia modeling itu seru, banyak ketemu orang orang kreatif, unik-unik, bisa temenan sama model-model lain juga yang keren-keren. Yang pastinya memang harus siap fisik banget, karena ternyata model itu capek juga menjalaninya," kata Nafa.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
