
BELAJAR: Sejatinya, anak sejak kecil paham jika orang tua mereka marah. Itu tergambar dalam tatapan mata atau intonasi suara. (Dite Surendra/Jawa Pos)
Masuk kamar adik, lihat sekilas kamar super berantakan. Mainan di mana-mana. Selimut kasur tidak beraturan. Mau marah? Kontrol dulu, parents.
---
NGOMONGIN soal jangan marah ke anak itu terdengar mudah. Namun, percayalah, praktiknya tidak semudah memecahkan telur ayam di atas teflon. Sebetulnya, apa boleh orang tua marah?
Laurencia Ika Wahyuningrum selaku konselor anak dan remaja mengatakan, orang tua boleh kok marah. Dia menuturkan, rasa marah itu emosi yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia. ”Rasa marah itu untuk melindungi manusia dari ancaman bahaya,” ungkapnya kemarin.
Selain itu, emosi amarah juga menegaskan dan memberitahukan batasan-batasan diri. Apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Berbicara tentang marah, tetap ada rules.
Parents harus memperhatikan cara marah, ya. Ada cara marah yang baik. Pertama, emosi amarahnya jangan sampai menyakiti secara verbal atau fisik. Kedua, tidak boleh merusak barang. Ketiga, tidak boleh menyakiti diri sendiri.
Dia menilai, tak jarang, orang tua lupa tujuan dari marah. Sebab, orang tua telanjur emosi. Akhirnya, sikap marahnya menyudutkan, kemudian mendikte anak.
Menurut Ika, sejak batita sebetulnya anak sudah tahu jika orang tuanya marah. Hal itu bisa dilihat dari ekspresi muka parents. Misalnya, wajahnya lebih tegang. Saat marah, parents juga perlu menggunakan eye statement. ”Eye statement itu cara berkomunikasi yang asertif. Kata-kata yang dipakai juga dipilih. Tidak asal marah,” tuturnya.
Dengan begitu, anak bisa belajar. Oh, marah itu begitu misalnya. Ketika tidak sanggup menahan marah, mama boleh bilang kok, ’’Mama lagi marah dan butuh waktu sendiri”.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
