
Ilustrasi Kulit Kusam. (WomensOK.com)
JawaPos.com - Berbagai keluhan masalah kulit mendorong kaum hawa untuk merogoh uang demi meraih kulit cantik dan sehat. Beberapa masalah yang paling banyak dikeluhkan rupanya adalah masalah jerawat dan kulit kusam termasuk selama pandemi kali ini di mana hampir setiap hari wajah tertutup masker.
Khawatir ke salon atau ke klinik kecantikan, perempuan kini memanfaatkan layanan lewat daring. Jika pemerintah mendorong konsultasi lewat telemedicine, kini kaum hawa justru lebih banyak memanfaatkan layanan telebeauty.
Hal itu terungkap dalam survei CantikID. Founder sekaligus CEO CantikID, Yunus Sapang mengatakan bahwa berdasarkan survei, 85 persen pembelian produk kecantikan itu hanya berdasarkan pada rekomendasi atau iklan dan beberapa yang diinformasikan saudara atau teman. Ternyata, ada dua masalah kulit itu yang paling dikeluhkan.
“Dari 85 persen ini ternyata banyak masalah yang ditimbukan, salah satunya mungkin adalah timbulnya jerawat dan kulit yang kusam," kata Yunus dalam webinar baru-baru ini.
Kini, lanjutnya, perempuan semakin mudah untuk berkonsultasi masalah kulit dengan pakar. Dengan satu genggaman tangan saja, kini perempuan Indonesia akan mendapatkan berbagai informasi, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter dan ahli kecantikan langsung, dan membeli produk yang dijamin kualitasnya.
Di masa pandemi ini, kata Yunus, pihaknya juga melihat bahwa pengusaha-pengucaha kecantikan ini pun juga mengalami banyak masalah. Salah satunya adalah dengan adanya pembatasan sosial, di mana banyak sekali klinik yang tutup, sedangkan biaya operasiona mereka terus berjalan.
“Kami juga melihat bahwa banyak sekaii salon, barbershop, di mana mereka juga mengalami masalah yang sama dengan klinik-klinik kecantikan," ujarnya.
Tak hanya telemedecine, telebeauty juga menjadi tren. Kaum hawa kini semakin banyak memanfaat konsultasi online melalui chat dengan beragam dokter kecantikan dan perawatan, beauty advisors, dan MUA yang kredibel, bersertifikat, berpengalaman, dan expert di bidangnya.
Kaum hawa bisa melakukan booking ke berbagai pilihan tempat perawatan kecantikan, seperti spa, hair stylist, make-up artist, dan lainnya serta akan terhubung langsung dengan dokter dan ahli kecantikan untuk menuntaskan segala masalah kulit yang dialaminya.
Usai melakukan konsultasi dengan ahli, perempuan bisa langsung memesan produk kecantikan dan perawatan hasil konsultasi resep dan non resep.
CEO dan Head Doctor dr. Belle Aesthetic Clinic, dr. Catherine Soebroto, mengatakan bahwa telebeauty memudahkan dokter-dokter kecantikan. Menurutnya selama pandemi, masyarakat lebih terbatas mendapatkan layanan kecantikan.
"Sebab klinik kecantikan itu butuh sekali ketemu antara pasein dan dokter. Jadi ketika pandemi, kami bener-bener terimbas. Jadi kalau pakai telebeauty, sebelum ke klinik pasien dan dokter bisa berkonsultasi terlebih dahulu, jadi nantinya pas ketemu di klinik, waktu pertemuannya nggak lama karena sudah berkonsultasi via chat sebelumnya,” kata Catherine.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
