
Ilustrasi. Atur secara matang uang gajian agar tak habis sebelum akhir bulan. (my money coach)
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 yang tiba-tiba melanda dunia membuat krisis kesehatan hingga ekonomi terjadi hampir seluruh negara. Di Indonesia sendiri banyak pegawai yang di rumahkan sampai di PHK.
Untuk mengantisipasi adanya krisis ekonomi terjadi lagi di masa yang akan datang, diperlukan dana darurat. Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan oleh masyarakat?
Adapun, dana darurat yang dibutuhkan setiap orang berbeda. Untuk yang masih lajang, bisa dengan menyiapkan 4 kali gaji, pasangan menikah tanpa anak 6 kali, keluarga 1 anak 9 kali, keluarga dengan 2 anak, freelancer dan wirausaha 12 kali gaji.
Lead Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto mengatakan, lebih baik masyarakat yang memiliki utang membayarnya terlebih dahulu. Setelahnya, uang yang ada bisa dipakai untuk dana darurat.
Dia mengingatkan, utang juga tidak boleh melebihi batas 30 persen dari gaji yang dimiliki. Sebab, pengeluaran yang lain, seperti rutin, menabung, sosial dan pribadi akan sulit diatur. ’’Sebelum kuat (keuangan), sehat dulu. Maka pertama kalau ada masalah utang, itu cek utangnya apa aja, utang kredit, konsumtif, pinjaman online, rentenir. Nggak usah ngomong investasi, lunasi dulu itu,’’ ungkap dia dalam diskusi daring Pahlawan Finansial Keluarga: Mencari Peluang di Tengah Resesi, Senin (9/11).
Dia juga memberitahukan untuk melakukan pinjaman utang sebaiknya tidak dilakukan dengan menggunakan kartu kredit. Apalagi jika penghasilan menurun akibat pandemi, utang akan menjadi seperti bom waktu.
’’Kartu kredit itu harus hati-hati sekali, karena gara-gara pandemi itu penghasilan turun, misalnya dari 5 juta jadi 3 juta itu kan boncos. Karena begitu kita pakai tapi nggak bisa ngelunasinnya itu, hampir bisa dipastikan dua bulan lagi akan punya masalah yang sangat berat," jelasnya. (*)
Baca juga https://www.jawapos.com/nasional/09/11/2020/pandemi-datang-waktunya-menikah-bisa-irit-pengeluaran/
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=AtNHUK0gtKY

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
