Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Januari 2026 | 00.06 WIB

Jika Orang yang Berusia di Atas 60 Tahun Masih Melakukan 12 Hal Ini Tanpa Berpikir Dua Kali, Mereka Menua dengan Lebih Baik daripada Kebanyakan Orang

seseorang yang menua dengan lebih baik (Freepik/konstantinraketa) - Image

seseorang yang menua dengan lebih baik (Freepik/konstantinraketa)

JawaPos.com - Menua sering kali dipersepsikan sebagai proses kehilangan—kehilangan tenaga, peran, atau bahkan relevansi. Namun kenyataannya, tidak semua orang menua dengan cara yang sama. Ada mereka yang memasuki usia 60 tahun ke atas dengan tubuh yang mungkin tak lagi sekuat dulu, tetapi jiwa tetap hidup, pikiran jernih, dan semangat tidak redup.

Menariknya, orang-orang ini biasanya tidak melakukan hal-hal luar biasa atau mahal. Justru, mereka menjalani kebiasaan sederhana yang dilakukan secara alami, bahkan tanpa berpikir dua kali. 

Dilansir dari Geediting pada Jumat (2/1), terdapat tanda-tanda bahwa seseorang tidak sekadar bertambah usia, tetapi benar-benar menua dengan lebih baik daripada kebanyakan orang.

1. Tetap Bergerak, Meski Hanya Sedikit

Mereka tidak menunggu tubuh benar-benar kaku untuk bergerak. Jalan pagi, menyiram tanaman, membersihkan rumah, atau sekadar peregangan ringan sudah cukup. Gerak bukan soal olahraga berat, tetapi menjaga tubuh tetap “hidup” setiap hari.

2. Tidak Takut Belajar Hal Baru

Entah itu belajar menggunakan ponsel pintar, mencoba resep baru, atau memahami hobi yang dulu tak sempat dilakukan—mereka tidak merasa “terlalu tua” untuk belajar. Rasa ingin tahu tetap dipelihara, karena pikiran yang aktif adalah kunci penuaan yang sehat.

3. Masih Mau Tertawa, Bahkan Menertawakan Diri Sendiri

Mereka tidak membawa hidup terlalu serius. Kesalahan kecil tidak menjadi sumber penyesalan, melainkan bahan tertawa. Humor menjadi obat yang ampuh untuk stres dan kepahitan yang sering datang bersama usia.

4. Menjaga Hubungan Sosial dengan Tulus

Orang-orang ini tidak mengurung diri. Mereka menyapa tetangga, menelepon teman lama, atau menikmati waktu bersama keluarga. Hubungan sosial bukan sekadar pengisi waktu, melainkan nutrisi emosional yang menjaga kesehatan mental.

5. Menerima Tubuh Apa Adanya

Alih-alih terus mengeluh tentang rambut memutih atau lutut yang mulai nyeri, mereka menerima perubahan tubuh sebagai bagian alami kehidupan. Penerimaan ini mengurangi beban mental dan membuat hidup terasa lebih ringan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore