Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 02.58 WIB

7 Alasan Mengapa Laki-Laki Gampang Merasa Kesepian Seiring Bertambahnya Usia, Susah Cari Teman Saat Dewasa?

Ilustrasi seorang laki-laki yang kesepian karena sudah lama tak merasa bahagia. (Rawpixel.com/Freepik).  - Image

Ilustrasi seorang laki-laki yang kesepian karena sudah lama tak merasa bahagia. (Rawpixel.com/Freepik). 

JawaPos.com – Sebagai makhluk sosial, setiap manusia tentunya membutuhkan orang lain untuk saling mendukung dan bercerita. Pastinya, tidak ada seorang pun yang ingin merasa kesepian dalam hidupnya.

Meski begitu, munculnya stereotip yang menuntut agar laki-laki harus selalu tangguh membuat mereka lebih rentan menerima respons negatif ketika ingin mengekspresikan diri, terutama ketika mengakui rasa kesepian.

Pria yang mengalami rasa kesepian akan malu mengakuinya, sehingga itu hanya menambah perasaan sakit yang timbul akibat kesepian.

Adapun seperti dilansir dari The Sense Hub, simak beberapa alasan yang mendasari mengapa laki-laki gampang merasa kesepian seiring bertambahnya usia.

1. Lebih memprioritaskan pekerjaan

Bagi banyak laki-laki, karier mereka menjadi pusat perhatian untuk sebagian besar hidup mereka. Sehingga, mereka sering kali mengobarkan hubungan atau koneksi sosial untuk memprioritaskan pekerjaan.

Pada masa pensiun, kurangnya jejaring sosial akan menjadi sangat jelas dan membuat laki-laki lebih mudah merasa kesepian karena terisolasi.

2. Sulit mencari teman baru ketika dewasa

Menjalin pertemanan dengan orang baru saat dewasa bisa terasa canggung atau mengintimidasi, terutama bagi laki-laki yang tidak terbiasa memulai koneksi.

Tanpa kesempatan sosial alami yang berasal dari sekolah atau pekerjaan, banyak laki-laki yang merasa lebih sulit untuk membangun hubungan baru tanpa ada ketertarikan atau minat yang sama.

3. Hubungan pertemanan tidak berdasarkan koneksi emosional

Banyak laki-laki yang lebih terikat melalui aktivitas rutin, seperti olahraga, hobi, atau pekerjaan daripada hubungan emosional yang mendalam.

Meskipun ikatan ini bisa bermakna, tetapi juga bisa memudar ketika aktivitas tidak lagi menjadi bagian dari rutinitas mereka, seperti setelah pensiun atau keterbatasan fisik karena penyakit.

4. Lingkaran sosial yang makin lama melemah

Perubahan kehidupan, seperti pindah rumah, perjalanan karier, atau kehilangan orang yang disayangi, secara alami bisa mengecilkan lingkaran sosial.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore