
Ilustrasi culture shock. (8photo/freepik)
JawaPos.com–Pindah tempat tinggal tentu sangat tidak mengenakkan bagi semua orang. Bayangkan, ketika sudah sangat nyaman dengan tempat tinggal sekarang, namun memutuskan untuk pindah tempat tinggal. Tentu, akan menghadapi sebuah penyesuaian baru di tempat baru atau sering disebut sebagai shock culture.
Dilansir dari Investopedia.com, culture shock merupakan perasaan ketidakpastian, kebingungan, atau kecemasan dimana orang-orang mengalami ketika berpindah ke suatu negara baru atau merasakan pengalaman sebuah budaya baru atau sekitarnya. Penyesuaian budaya baru ini normal dan merupakan sebuah hasil dari sebuah lingkungan yang tidak familiar.
Dampak dari culture shock ini bagi beberapa orang tentu memiliki intensitas yang berbeda, terlebih bagi anak. Anak memiliki dampak yang cukup berpengaruh karena masih memiliki emosi yang kurang stabil. Kegiatan berpindah tentu membuat dirinya merasa tidak nyaman karena perpindahan lingkungan sosial yang baru dan menjadi hal yang cukup menakutkan bagi beberapa anak. Namun, ada cara untuk meminimalisir culture shock ini loh, yuk simak tips berikut ini.
Langkah pertama adalah dengan mendekatkan si kecil kepada lingkungan baru secara perlahan. Si kecil biasanya akan mendapatkan teman baru saat berada di lingkungan pendidikan. Daya adaptasi tiap individu tentu berbeda-beda ya PakBun, namun mendekatkan anak kepada lingkungan sosial sesuai dengan gaya pengasuhan PakBun dapat meminimalisir gegar budaya yang terjadi.
Pada awalnya, setiap anak akan mengenal banyak orang baru, saat Si Kecil sudah memiliki teman bicara, pasti proses adaptasi dapat lebih lancar dan meminimalisir culture shock di lingkungan sosial tersebut.
Cara menghadapi culture shock bagi Si Kecil, agar PakBun selalu ajarkan bahwa semua orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, sehingga potensi gesekan yang terjadi pada anak akan sangat mungkin terjadi. PakBun dapat mengajarkan untuk jangan mudah diambil hati dengan tidak terlalu sensitif dan mudah mengambil hati.
Memahami karakter setiap orang dan tidak mudah mengambil hati atas perkataan dan perbuatan yang dilakukannya. Namun, terus ajari bahwa waspada juga perlu jika perkataan dan perbuatan yang dilakukan oleh mereka. Saat seorang individu sudah saling memahami karakter masing-masing tentunya akan lebih cepat akrab sehingga usaha untuk beradaptasi pada lingkungan sosial yang baru lebih lancar.
Ketidakstabilan lingkungan baru tentu membuat kenyamanan setiap orang berbeda-beda, apalagi untuk Si Kecil. Maka dari itu, menjaga kesehatan mental PakBun dan Si Kecil tentu bukanlah hal yang remeh.
PakBun dapat mempelajari tentang kesehatan mental dan perkembangan anak dengan baik. Bagaimana aktivitasnya pada lingkungan sosial yang baru dapat ditanyakan kepadanya agar Si Anak dapat merasa aman dan nyaman.
Culture shock memang tidak bisa dilalui dengan mudah, namun tiap individu memiliki tingkat adaptasi yang berbeda-beda. Penting bagi kita agar tahu bagaimana menghadapi gegar budaya tersebut dengan baik. PakBun, Si Kecil mungkin rawan akan gegar budaya, apalagi pada lingkungan yang cukup ekstrim. Dukungan dari keluarga dan lingkungan sosial tentu menjadi hal yang wajib untuk diberikan agar Si Kecil menjalani kehidupannya dengan lebih baik.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
