Ilustrasi seseorang dengan harga diri yang rendah (freepik)
JawaPos.com - Ada garis tipis antara mencela diri sendiri dan memiliki harga diri yang rendah. Terkadang, kita bahkan tidak menyadari bahwa kita melewatinya.
Harga diri rendah bukan hanya tentang berpikir bahwa Anda tidak cukup baik. Hal ini sering kali lebih halus, terwujud dalam tindakan dan kata-kata kecil yang mungkin tidak Anda sadari.
Ketika Anda memiliki rasa rendah diri, Anda melakukan hal-hal yang mencerminkan kurangnya rasa percaya diri tanpa Anda sadari. Dan percayalah, ada tanda-tandanya. Beirkut 5 tandanya, dikutip dari hackspirit pada Jumat (13/12).
1) Terus-menerus mencari validasi
Apakah Anda pernah mendapati diri Anda secara konsisten mencari persetujuan dari orang lain? Ini adalah perilaku rendah diri yang klasik. Ini bukan tentang menerima umpan balik yang membangun atau belajar dari orang lain. Ini adalah tentang membutuhkan orang lain untuk mengonfirmasi nilai Anda.
Ketika Anda memiliki tingkat harga diri yang sehat, Anda memahami bahwa nilai Anda tidak ditentukan oleh pendapat orang lain. Anda tahu nilai Anda, dan meskipun Anda mungkin menghargai pujian dan umpan balik positif, Anda tidak bergantung pada hal itu untuk merasa nyaman dengan diri Anda sendiri.
Namun, ketika Anda terus-menerus mencari validasi, Anda seperti mengalihdayakan harga diri Anda. Anda mengandalkan orang lain untuk memberi tahu Anda bahwa Anda cukup baik, cukup pintar, cukup menarik.
Masalahnya adalah hal ini membuat harga diri Anda bergantung pada faktor eksternal, yang sering kali di luar kendali Anda. Dan itu adalah fondasi yang goyah untuk membangun rasa percaya diri Anda.
2) Sering meminta maaf
Pernahkah Anda menyadari bahwa Anda terlalu sering mengucapkan kata “maaf”? Saya pernah mengalaminya, dan saya beritahu Anda, ini adalah kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan.
Beberapa tahun yang lalu, saya mendapati diri saya meminta maaf untuk segala hal. Jika seseorang menabrak saya, saya meminta maaf. Jika saya mengajukan pertanyaan dalam sebuah rapat, saya mengawalinya dengan permintaan maaf. Bahkan ketika ada hal-hal yang jelas-jelas bukan kesalahan saya, saya merasa perlu untuk meminta maaf.
Permintaan maaf yang terus menerus ini adalah manifestasi nyata dari harga diri saya yang rendah. Seolah-olah saya merasa perlu meminta maaf atas keberadaan saya, seolah-olah saya adalah beban bagi orang lain.
Masalahnya, meminta maaf secara berlebihan tidak hanya mengikis harga diri Anda, tetapi juga melemahkan makna permintaan maaf Anda. Kata-kata Anda mulai tidak berbobot karena Anda meminta maaf ketika tidak ada yang perlu dimaafkan.
3) Bicara pada diri sendiri secara negatif

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
