Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 November 2024 | 22.34 WIB

Ingin Jadi Introvert yang Sukses? Coba Bangun 10 Kebiasaan yang Menjadi Senjata Tanpa Harus Menjadi Ekstrovert

Ilustrasi introvert yang sukses/freepik.com - Image

Ilustrasi introvert yang sukses/freepik.com

JawaPos.com - Buku Quiet karya Susan Cain mengungkapkan pentingnya menghargai perbedaan kepribadian, terutama introvert. Cain menyoroti bahwa kita telah terlalu lama mengagungkan sifat ekstrovert dan meremehkan kekuatan introvert, walaupun hampir sepertiga populasi dunia merupakan introvert.

Orang yang memiliki kerpibadian introvert cenderung mengisi energi dengan waktu sendiri, bukan dengan melakukan interaksi sosial.

Akan tetapi, orang dengan karakter introvert sering merasa tertekan untuk mengikuti norma sosial yang lebih menghargai ekstrovert.

Padahal, banyak tokoh sukses seperti Michael Jordan dan J.K. Rowling membuktikan bahwa introvert tidak menghalangi prestasi. Dilansir dari bernardmarr.com, berikut cara menjadi introvert yang sukses dengan membangun kebiasaan yang baik tanpa berupaya menjadi ekstrovert.

1. Membangun hubungan yang lebih dalam

Orang ekstrovert biasanya lebih menikmati kegiatan berjejaring sosial, namun orang introvert cenderung lebih menitikberatkan pada membangun hubungan yang lebih intim dan bermakna. Mereka lebih memilih menjalin ikatan yang didasarkan pada kepercayaan dan dukungan yang kuat dengan teman dan rekan kerja, sehingga hubungan yang tercipta menjadi lebih dalam dan bertahan lama.

2. Menyusun rencana dengan hati-hati

Orang introvert umumnya adalah perencana yang teliti dan penuh perhatian. Mereka lebih suka melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan setiap aspek secara cermat sebelum menyusun rencana terhadap suatu proyek. Pendekatan ini memungkinkan mereka merencanakan dengan lebih matang dan efektif, memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai harapan.

3. Berpikirlah dengan matang sebelum berbicara

Sebelum memulai percakapan atau memberikan pendapat, orang introvert cenderung meluangkan waktu untuk merenungkan dengan seksama apa yang ingin mereka sampaikan dan bagaimana cara terbaik dalam menyampaikannya.

Mereka lebih memilih untuk berpikir terlebih dahulu mengenai kata-kata yang akan digunakan, memastikan bahwa setiap kontribusi yang diberikan relevan dan bernilai. Kebiasaan ini memungkinkan mereka dalam berkomunikasi secara lebih efektif.

Selain itu, mereka juga menghindari pernyataan yang tidak perlu, dan memastikan bahwa apa yang diucapkan bisa memberikan dampak positif dan produktif dalam percakapan tersebut. Orang introvert jarang berbicara tanpa pertimbangan, karena mereka ingin kata-kata mereka punya tujuan dan makna yang jelas.

4. Memunculkan kreativitas

Kisah Rowling tentang penciptaan Harry Potter tidak hanya menginspirasi para penggemar dunia sihir, tetapi juga mendorong kita semua untuk lebih menghargai kekuatan imajinasi. Setiap dari kita memiliki potensi guna menciptakan dunia-dunia baru dalam pikiran kita.

Dengan memberikan ruang bagi kreativitas, kita dapat menemukan solusi terhadap masalah yang kompleks, mengembangkan ide-ide inovatif, dan memperkaya kehidupan kita. Seperti halnya Rowling yang mengubah sebuah ide menjadi warisan abadi, kita juga bisa menciptakan sesuatu yang istimewa dengan memanfaatkan kekuatan imajinasi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore