
Kebiasaan Umum Ini Ternyata Dapat Merusak Kesehatan Fisik Anak. (Pexels)
JawaPos.com - Kesehatan fisik adalah aspek penting yang memengaruhi tumbuh kembang semua orang, terlebih anak-anak.
Namun, ada beberapa kebiasaan umum yang tanpa disadari dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik anak.
Sayangnya, beberapa orang tua justru mengabaikannya dan menganggap perilaku-perilaku tersebut hal yang wajar dilakukan.
Dilansir dari laman India Times pada Kamis (31/10), berikut adalah delapan kebiasaan yang sebaiknya dihindari untuk menjaga kesehatanfisik anak-anak.
Kebiasaan menggigit kuku seringkali dilakukan saat anak merasa cemas atau bosan. Hal ini bukan hanya dapat merusak penampilan kuku, tetapi juga meningkatkan risiko infeksi bakteri.
Kuku yang digigit juga dapat membawa bakteri langsung ke mulut, yang dapat memicu masalah kesehatan lainnya.
Menonton layar, seperti televisi atau ponsel, saat makan dapat mengalihkan perhatian anak dari makanan.
Akibatnya, mereka mungkin tidak menyadari kapan mereka kenyang atau malah makan terlalu cepat. Kebiasaan ini dapat memicu masalah pencernaan dan bahkan obesitas karena makan tanpa kontrol.
Mendengarkan musik atau menonton video menggunakan headphone dalam waktu yang lama bisa menyebabkan gangguan pendengaran pada anak. Volume yang tinggi dapat merusak indera pendengaran mereka.
Disarankan untuk membatasi waktu penggunaan headphone dan memastikan volume tetap pada level aman.
Menggunakan ponsel atau tablet sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur anak. Cahaya biru dari layar menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur tidur.
Jika pola tidur terganggu, anak bisa merasa lelah di pagi hari dan mengalami kesulitan berkonsentrasi.
Kebiasaan makan di tempat tidur tidak hanya kurang higienis, tetapi juga dapat menimbulkan kebiasaan makan yang tidak sehat. Makanan yang tumpah di tempat tidur bisa mengundang bakteri dan serangga, yang dapat mengganggu kesehatan.
Selain itu, makan di tempat tidur membuat anak terbiasa makan sambil rebahan, yang kurang baik untuk pencernaan.
Menggertakkan gigi, atau bruxism, sering kali dilakukan saat anak tidur atau dalam kondisi cemas. Kebiasaan ini bisa merusak enamel gigi dan menyebabkan rasa sakit di rahang.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
