Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 September 2024 | 02.21 WIB

Menurut Psikologi, Orang yang Sering Tidur Diiringi Televisi dalam Keadaan Menyala Memiliki 8 Kepribadian Berikut Ini

ILUSTRASI Tidur ./Marcus Aurelius/Pexels.com - Image

ILUSTRASI Tidur ./Marcus Aurelius/Pexels.com

JawaPos.com - Kebiasaan orang menjelang tidur bermacam-macam dan unik. Salah satunya adalah mesti diiringi dengan televisi yang masih menyala. 

Hal ini mungkin aneh bagi sebagian orang. Namun, bagi sebagian yang lain justru menjadi ritual wajib yang harus dilakukan agar dapat tidur terlelap. 
 
Bukan tanpa alasan, ilmu psikologi dapat menguak alasan di balik kebiasaan orang harus tidur dalam keadaan televisi masih menyala.
 
Jika Anda atau orang yang Anda kenal adalah orang yang bisa tertidur bila diiringi televisi yang menyala, berikut adalah tanda-tanda kepribadiannya menurut psikologi, dikutip dari geediting.
 
 
1) Tak suka keheningan
 
Orang yang biasa tidur dalam keadaan televisi menyala ternyata seringkali kesulitan menghadapi keheningan total. Bukan hanya suara bising di latar belakang, tetapi juga mengisi kekosongan yang ditimbulkan oleh keheningan.
 
Hal ini tidak selalu buruk. Faktanya, ini hanyalah cara sebagian orang mengatasi kesunyian malam.
 
Mereka menemukan pelipur lara dalam alunan acara atau film favorit, yang memungkinkan pikiran mereka rileks dan tertidur.
 
2) Memiliki rasa aman yang lebih tinggi
 
Setelah mendalami beberapa penelitian psikologi, orang yang butuh televisi dalam keadaan menyala untuk tidur butuh rasa aman.
 
Kebisingan di latar belakang dapat menipu pikiran kita hingga berpikir kita tidak sendirian dan memberikan kehadiran yang menenangkan yang dapat membantu meringankan ketakutan atau kecemasan di malam hari.
 
3) Mereka suka begadang
 
Penelitian psikologi telah menemukan korelasi antara individu yang lebih suka begadang dan kebutuhan akan kebisingan atau cahaya untuk tertidur.
 
Karakteristik ini umum di kalangan orang yang suka begadang – mereka yang secara alami cenderung terjaga hingga larut malam.
 
Dengungan dan cahaya televisi dapat memberikan rasa normal bagi individu-individu ini, meniru rangsangan yang mungkin mereka cari pada jam-jam terjaga di malam hari.
 
4) Mereka mungkin memiliki pikiran yang sibuk
 
 
Orang yang tidur dengan TV menyala mungkin mencoba mengalihkan sesuatu dari pikiran yang begitu rumit.
 
Dialog dan alur cerita dari televisi dapat memberikan pengalih perhatian yang sempurna dari celoteh mental, memberikan pikiran sesuatu yang lain untuk difokuskan.
 
Ini hampir seperti bentuk menenangkan diri bagi mereka yang pikirannya aktif.
 
5) Mereka mungkin merindukan seseorang
 
Kesunyian malam dapat terasa sangat membebani dan memperbesar perasaan kesepian. Televisi yang menyala mengobati hal itu. 
 
Kebisingan dan cahaya dari televisi dapat mengisi kekosongan, memberikan rasa kebersamaan selama malam-malam yang sepi.
 
6) Mereka mungkin menghindari mimpi
 
Beberapa orang mungkin tidur dengan televisi menyala untuk mengalihkan pikiran merekayang berpotensi memengaruhi pola mimpi mereka.
 
Logikanya di sini adalah bahwa televisi dapat membantu mengalihkan pikiran dari menghasilkan mimpi yang menyedihkan.
 
Menyalakan televisi akan memberikan semacam penyangga, semacam kebisingan mental yang dapat membantu menjauhkan mimpi-mimpi yang mengganggu dan membantu tidur malam yang lebih nyenyak.
 
7) Mereka mungkin sedang mengelola stres
 
 
Menurut psikologi, beberapa orang mungkin menggunakan televisi saat hendak tidur adalah sebagai bentuk pelepas stres
 
Suara dan narasi yang familiar dapat memberikan pelarian mental dari stresor hari itu, membantu menenangkan pikiran dan mempersiapkan diri untuk tidur.
 
8) Mereka mungkin sedang membuat rutinitas
 
Memiliki rutinitas tidur dapat memberi sinyal kepada tubuh kita bahwa sudah waktunya untuk beristirahat.
 
Bagi sebagian orang, menyalakan TV telah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas waktu tidur mereka.
 
Tindakan yang sudah biasa dilakukan seperti memilih acara dan bersiap tidur dapat menjadi isyarat tidur yang kuat , yang memberi tahu tubuh dan pikiran bahwa sudah waktunya beristirahat.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore