
Menyilangkan tangan (harcouthealth)
JawaPos.com- Sebagian besar komunikasi kita digambarkan melalui komunikasi non-verbal. Pada awalnya, ini mungkin tampak seperti pernyataan yang berlebihan, bahkan mungkin tidak masuk akal, namun ini adalah penemuan yang didukung oleh berbagai temuan ilmiah.
Kita berbicara dengan tubuh kita lebih dari yang kita kira. Bertentangan dengan anggapan umum, bahasa tubuh lebih dari sekedar gerakan wajah atau peningkatan kecepatan kedipan. Bahasa tubuh adalah tindakan kita. Ini adalah komunikasi disampaikan orang tanpa menggunakan kata-kata.
Bahasa tubuh adalah teori dari Freudian, bahwa hasrat figuratif sering kali terwujud secara fisik. Ketika seseorang merasa seolah-olah sedang diinterogasi, sifat bawah sadarnya mencoba memperbesar ruang di sekitarnya. Jika pikirannya merasa terpojok, mereka akan berusaha mencari ruang terbuka secara fisik.
Orang secara tidak sadar akan menjauh jika ada sesuatu yang disembunyikan. Hal ini bisa berupa hal kecil seperti condong ke satu arah untuk memperluas jarak antara orang tersebut dan interogator. Mereka mungkin bersandar pada kursinya atau memindahkannya lebih jauh dari meja daripada yang diperlukan.
Menurut liedetectortest.uk yang dikutip oleh JawaPos.com, Selasa (27/8) menyilangkan tangan adalah indikator serupa dari keinginan akan ruang pribadi karena berfungsi sebagai penghalang sementara di sekitar orang tersebut. Ini juga merupakan salah satu tanda terbesar bahwa seseorang mempertahankan sudut pandang defensif, sesuatu yang sangat menunjukkan ketidakjujuran.
Hambatan mental ini juga terlihat ketika seseorang dengan sengaja meletakkan suatu benda di atas meja antara dirinya dan penuduhnya, mungkin secangkir kopi atau laptop. Ini adalah hambatan psikologis yang diwujudkan dalam bentuk fisik.
Seperti disebutkan diatas, menyilangkan tangan adalah indikator terbesar dari sikap defensif, dan tindakan itu sendiri melanggar prinsip bahasa tubuh yang penting. Artinya, kurangnya bahasa tubuh harus dianggap mencurigakan.
Baca Juga: Anda Terbiasa Menyilangkan Tangan ke Belakang? Berikut Makna dan Kepribadian Anda yang Sebenarnya
Contohnya, ketika kita berbicara, kita secara alami memberi isyarat dengan tangan kita ketika kita menyebutkan hal-hal seperti arah, lokasi, di sana, atas atau bawah, dan lainnya Jika kekurangan isyarat ini terlihat jelas, berarti pembawanya secara sadar mencoba untuk mengontrol bahasa tubuhnya, menunjukkan beberapa jenis rasa bersalah.
Posisi alami tangan seseorang adalah bertumpu di atas meja dengan telapak tangan menghadap ke bawah atau rapat. Terkadang orang mungkin meletakkan telapak tangannya ke atas meskipun posisinya tidak wajar, namun tetap menunjukkan sikap positif.
Saat seseorang berbohong, tangannya mungkin terkepal seolah-olah sedang menyembunyikan sesuatu di dalam tinjunya. Jika bukan tangan yang terkepal, telapak tangan mereka juga bisa “melipat” (menjadi semacam kepalan tangan ringan).
***

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
