Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juli 2024 | 03.16 WIB

6 Tanda Pasanganmu Punya Gangguan Kepribadian Narsistik, Salah Satunya Suka Merendahkan Orang Lain

Ilustrasi pasangan memiliki gangguan kepribadian narsistik, selalu membicarakan dirinya. (Stockking/Freepik)

JawaPos.com - Dalam setiap hubungan, pasti ingin memiliki pasangan yang bisa saling mendukung dan menghormati satu sama lain. Namun, bagaimana jika dirimu memiliki pasangan yang hanya memikirkan dirinya sendiri. 

Kepribadian pasangan yang suka mengontrol, kurang empati, memanipulasi dan selalu ingin dimengerti kemungkinan kamu sedang berhubungan dengan seorang narsistik. Dikutip dari laman Healthline (18/7), Narsistik Personal Disorder (NPD) memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan berharap selalu diakui orang lain.

Memiliki pasangan yang memiliki gangguan kepribadian narsistik ternyata memiliki dampak buruk. Dilansir dari Very Well Mind Dr. Romanoff, mengungkap bahwa seorang narsistik dalam menjalin hubungan akan berdampak negatif pada kesehatan mental seperti, berbohong, menyembunyikan informasi dan menyerang secara verbal.

Membuat dirimu tidak berdaya dengan cara mengendalikan hubungan, seringkali kamu akan merasa rendah diri, cemas, dan depresi. Pasalnya kerap orang narsistik dalam hubungan akan selalu membuat dirimu terlihat salah, dan tidak di istimewakan.

Menurut Psychology Today dan Healthline, ada beberapa tanda kamu memiliki pasangan yang memiliki gangguan kepribadian narsistik.

  1. Selalu Mementingkan Diri Sendiri

Salah satu cara termudah untuk mengidentifikasi pasanganmu adalah seorang yang narsistik dengan mendengarkan saat ia bicara dengan orang lain. Sederhananya, ia akan membicarakan dirinya sendiri dan mendominasi percakapan mengenai hal tentang dirinya meliputi, pencapaian, keunggulan, dan merendahkan orang lain.

Dia terlalu sibuk membicarakan dirinya sendiri tanpa keinginan untuk mengajukan pertanyaan dan tidak bisa mendengarkan pasanganya. Psikoterapis Jacklyn Krol mengatakan, “mereka melakukan ini karena merasa lebih baik dan lebih pintar, sehingga akan mendapatkan kesan kekaguman dari orang lain.” 

  1. Tidak Bisa Komitmen

Orang narsistik punya kecenderungan untuk melanggar norma atau peraturan dalam berhubungan atau kehidupanya, seperti memotong antrian, tidak menepati janji dan melanggar lalu lintas. Pasalnya, ia akan merasa dirinya spesial yang tidak akan dianggap pelanggaran, dan semua orang harus mengerti dirinya. 

Mereka merasa semua orang akan memaafkannya, dan tidak ada rasa penyesalan dalam diri narsistik. Kurangnya komitmen bersama dirimu juga menjadi sebuah ancaman, mereka mempertahankan ego dan harga dirinya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore