Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juli 2024 | 04.28 WIB

Kamu Suka Oversharing? Tidak Selalu Berakhir Positif, Ini 5 Tips Mengendalikan Oversharing!

Ilustrasi orang yang oversharing./Pexels - Image

Ilustrasi orang yang oversharing./Pexels

JawaPos.com - Menceritakan hal-hal yang terjadi dalam keseharian memang lumrah dilakukan. Namun, apa yang terjadi jika kamu berlebihan dalam menceritakan segala sesuatu pada teman, keluarga atau bahkan orang asing?

Kamu mungkin pernah mendengar istilah oversharing. Oversharing sebagaimana artinya adalah seseorang yang dengan berlebihan menceritakan segala sesuatu kepada orang yang dituju.

Orang yang oversharing bisa menceritakan berbagai permasalahan. Mulai dari masalah kantor kecil, perselisihan dengan teman sampai rahasia terbesar keluarganya. Menceritakan masalah memang bisa meringankan beban di dada.

Namun, jika kamu terlalu berlebihan bahkan bercerita tanpa mengendalikan apa dan kepada siapa cerita tersebut harusnya disampaikan, oversharing bisa jadi hal buruk yang berbalik ke dirimu sendiri.

Apabila kamu merasa sebagai sosok yang oversharing, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hal itu.

Dikutip dari IBCCES dan Science of People, berikut 5 tips mengendalikan oversharing yang bisa kamu terapkan:

1. Identifikasi Penyebab

Hal paling pertama yang bisa kamu lakukan untuk menangani perilaku oversharing yang kadang tidak kamu sadari adalah mencari tahu atau identifikasi penyebab sebagai akar masalahnya.

Apa yang mendasari perilaku ingin untuk oversharing kepada orang lain di berbagai waktu dan tempat.

Kamu mungkin bisa menelusuri diri sendiri sebagai orang yang paling tahu akan dirimu. Apakah kamu oversharing karena ingin lebih dekat dengan lawan bicara saat itu, hanya sekedar memecah keheningan, atau tidak sengaja overharing akibat kecemasan atas interaksi sosial.

Kamu juga bisa mencari suasana atau keadaan sepetri apa yang sekiranya membuatmu menjadi sosok yang oversharing.

Misalnya, tumbuh besar di keluarga yang bebas bercerita hal mendalam satu sama lain.

Atau topik tertentu yang ternyata sangat memicumu untuk oversharing dalam perkumpulan. Dengan tahu penyebab utama, kamu bisa menangani oversharing dengan lebih baik.

2. Pikir Sebelum Lakukan

Oversharing sejatinya tidak hanya ada dalam percakapan verbal, namun juga bsia pesan daring seperti chat atau e-mail.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore