
SESUAI FUNGSI: Ilustrasi beberapa orang sendang meeting di kantor, mereka mengenakan busana formal rapi.
Apa hubungan antara fengsui dengan nasib dan peruntungan kita? Bisakah fengsui mengubah nasib? Pertanyaan ini klasik, tetapi selalu menarik untuk dibahas.
UNTUK menjawabnya, pertama kita harus membedakan antara nasib dan takdir. Tuhan menentukan takdir yang terjadi tanpa kita mampu memprediksinya. Manusia tidak mampu mengatasi takdir dengan cara apa pun. Tuhan merencanakan apa pun bagi hidup manusia sebagai individu maupun sebagai kelompok.
Rencana Tuhan memberi kita, manusia, jalan hidup yang bisa ditempuh. Ibaratnya kita memiliki peta kehidupan, di mana kita bisa melangkah menuju kesuksesan dan kegagalan dalam hidup kita. Kadang kita buta melangkah dengan peta kehidupan tersebut, jika kita salah melangkah ke dalam jurang, kadang kita melangkah ke arah yang benar yang membawa kita pada nasib baik.
Fengsui adalah lingkungan hidup, di mana kita tinggal dan bekerja. Fengsui adalah ekstensi baju yang kita gunakan. Kita menggunakan pakaian tidur atau seragam, pakaian olahraga, atau baju jas dan sebagainya. Baju itu berperan sesuai aktivitas yang kita lakukan. Demikian pula dengan fengsui, setiap ruangan mempunyai sifat dan kegunaannya sendiri.
Bayangkan seorang pria mengenakan jas berdasi, sepatu formal untuk bekerja, tapi digunakan untuk bertanding bola voli atau sepak bola. Tentunya akan mengalami kesulitan, hambatan, sehingga peluang berhasilnya berkurang. Fengsui ibaratnya ekstensi baju. Berupa ruang dan ruangan yang memiliki fungsi tertentu serta kegunaannya.
Studi, pengamatan selama ratusan tahun, maupun riset dan penelitian menunjukkan kaitan antara sukses dan gagal dalam kehidupan seseorang. Fengsui menjadi ilmu pengetahuan yang berkembang dari waktu ke waktu dan menyebar ke mana-mana. Banyak yang menunjukkan sukses atau gagal berkaitan erat dengan baik buruknya fengsui.
Nasib dan peruntungan (destiny) adalah studi yang terpisah dari fengsui. Berbeda dengan takdir, nasib dibuat oleh manusia sendiri. Artinya, manusia tidak bisa mengubah takdir, tapi mampu mengubah nasib (jika mau). Destiny ibarat peta, ke mana kita akan menuju dan ke mana kita melangkah. Kita perlu menghindari jalan yang salah dan memilih jalan yang benar untuk menuju kebahagiaan, kesehatan, dan kesejahteraan. Di situ fengsui ikut berperan karena langkah-langkah kita dapat terbimbing ke arah yang benar. Kesuksesan pun lebih berpeluang besar terjadi pada kita.
Tian (天 = Tuhan, dimensi waktu kelahiran), Di (地 = fengshui), dan Ren (人 = manusia). Itu merupakan 3 faktor dalam pemikiran filosofi Tiongkok yang dipercaya berkaitan satu sama lain dan menjadi faktor-faktor penting bagi kita untuk menuju sukses. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua. (*)

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
